"Xanana Tak Pernah Bilang Wiji Thukul Pemasok dan Perakit Bom"

Kompas.com - 19/03/2016, 10:40 WIB
Pejalan kaki melintas di depan baliho bergambar foto-foto orang hilang lengkap dengan nama dan tanggal hilangnya mereka, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (8/11/2008). KOMPAS/PRIYOMBODOPejalan kaki melintas di depan baliho bergambar foto-foto orang hilang lengkap dengan nama dan tanggal hilangnya mereka, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (8/11/2008).
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com - Associacao Dos Combatentes Da Brigada Negra (ACBN) angkat bicara terkait pernyataan di akun media sosial Path atas nama Ndorokakung.

Nuno Corvello dari ACBN menegaskan, Xanana Gusmao tidak pernah mengatakan bahwa penyair Wiji Thukul yang merakit bom, atau pintar merakit bom.

Selain itu, Xanana juga tidak pernah bilang Thukul mati terbunuh di perbatasan oleh anggota ABRI.

"Tidak pernah. Xanana tidak pernah mengatakan seperti itu," ujar Nuno, ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/3/2016).

Nuno menjelaskan, ACBN adalah sebuah lembaga Organisasi Masyarakat Sipil yang didirikan pada tahun 2013 dan diakui secara hukum di Timor-Leste.

Organisasi ini adalah asosiasi bagi para pejuang Brigada Negra yang didirikan pada tahun 1995 oleh Kay Rala Xanana Gusmao, sebagai Komandan Tertinggi Falintil (Tentara Pembebasan Timor-Leste).

Pada tanggal 16 Maret 2016 bertempat di Gedung Delta Nova, Dili, ACBN mengadakan seminar Tentang Batas Laut yang dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada 500 pejuang dari berbagai organsiasi di Timor-Leste karena dianggap berjasa dalam perjuangan kemerdekaan.

Selain itu ada penganugerahan penghargaan kepada aktivis solidaritas internasional untuk Timor-Leste dari Indonesia, Australia, Jepang dan Portugal.

Anak sulung Thukul bernama Fitri Nganthi Wani menerima sertifikat penghargaan mewakili ayahnya Wiji Thukul.

Bersama dia, ada para aktivis demokrasi Indonesia di zaman Orde Baru seperti, Budiman Sudjatmiko, Dita Indah Sari, Danial Indrakusuma, Wilson, Bima Petrus Anugrah, Jacobus Eko Kurniawan, Petrus Hari Hariyanto, Andi Arief (tidak hadir) dan Fransisca Ria Susanti.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X