Nasdem Minta Kasus Dugaan Penganiayaan Staf Masinton Tidak Dipolitisasi

Kompas.com - 01/02/2016, 18:02 WIB
Dita Aditya meminta perlindungan hukum kepada LBH Apik. Senin (1/2/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusDita Aditya meminta perlindungan hukum kepada LBH Apik. Senin (1/2/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta Partai Nasdem Wibi Andrino mengatakan bahwa tidak ada unsur politis dalam kasus dugaan pemukulan terhadap Dita Aditia, staf anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P, Masinton Pasaribu.

"Jangan dikesankan ini antara Nasdem dan PDI-P, tetapi lebih kepada korbannya. Ini pemukulan," kata Wibi saat mendampingi Dita ke Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan, Senin (1/2/2016) sore.

Untuk menghindari adanya unsur politis di balik kasus ini, Dita menunjuk kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK).

Menurut Wibi, kasus ini telah diserahkan kepada LBH APIK sebagai lembaga hukum yang fokus pada bidang perempuan.

"Kita tidak mau mengesankan bahwa ada kesan politik. Ini kan murni pidana penganiayaan. Supaya jelas, ada orang yang netral, LBH APIK kan netral," kata dia.

Dita mengunjungi Komnas Perempuan sekitar pukul 15.45 WIB. Setelah satu jam di dalam ruangan, Dita meninggalkan ruangan dan menolak berkomentar apa pun.

Sebelum mendatangi Komnas Perempuan, Dita juga mendatangi Kantor LBH APIK, Jakarta, untuk meminta bantuan hukum terkait peristiwa dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra Janji Akan Terima Keputusan MK tentang Presidential Threshold 20 Persen

Gerindra Janji Akan Terima Keputusan MK tentang Presidential Threshold 20 Persen

Nasional
Pemerintah Tanggung Sebagian Pajak Sektor Properti dan Otomotif Tahun 2022

Pemerintah Tanggung Sebagian Pajak Sektor Properti dan Otomotif Tahun 2022

Nasional
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 18-31 Januari 2022

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 18-31 Januari 2022

Nasional
Tsunami Tonga, Kemenlu: Ada 5 WNI Saat Kejadian, Kondisi Belum Diketahui

Tsunami Tonga, Kemenlu: Ada 5 WNI Saat Kejadian, Kondisi Belum Diketahui

Nasional
Penerima Bansos Diperluas Jadi 2,76 Juta Orang pada 2022, Besarannya Rp 600.000

Penerima Bansos Diperluas Jadi 2,76 Juta Orang pada 2022, Besarannya Rp 600.000

Nasional
Pemerintah Sepakati Anggaran PEN 2022 Rp 451 Triliun

Pemerintah Sepakati Anggaran PEN 2022 Rp 451 Triliun

Nasional
UPDATE 16 Januari: 10 Provinsi di Indonesia Laporkan Nol Kasus Covid-19

UPDATE 16 Januari: 10 Provinsi di Indonesia Laporkan Nol Kasus Covid-19

Nasional
Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Nasional
Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Nasional
Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

Nasional
UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

Nasional
Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Nasional
UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.