Pukuli Pimpinan Komisi VII, Mustofa Assegaf Diskors 3 Bulan

Kompas.com - 30/11/2015, 21:37 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat Mulyadi menunjukan luka lebamnya ke media massa usai dipukul oleh Anggota Komisi VII dari Fraksi PPP Mustofa Assegaff. Ihsanuddin /KOMPAS.comWakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat Mulyadi menunjukan luka lebamnya ke media massa usai dipukul oleh Anggota Komisi VII dari Fraksi PPP Mustofa Assegaff.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutuskan bahwa anggota Komisi VII, Mustofa Assegaf, diberhentikan sementara selama tiga bulan dari DPR.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu divonis telah melakukan pelanggaran berat karena memukuli Wakil Ketua Komisi VII Mulyadi.

"Tadi sudah saya bacakan, sudah diputuskan diberhentikan tiga bulan," kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2015).

"Jadi, dia tidak bisa ikuti acara-acara di DPR," ucapnya.

Junimart mengatakan, sanksi skors ini diberikan karena Mustofa baru pertama kali dinyatakan melakukan pelanggaran kode etik berat.

Jika kembali melakukan kesalahan, bukan tidak mungkin dia mendapat sanksi lebih berat seperti pemberhentian.

"Next time dia kena sanksi bisa lebih berat," ujar politisi PDI-P ini.

Junimart mengatakan, sanksi skors akan mulai berlaku setelah dibacakan di sidang paripurna.

Nantinya, selama tiga bulan tersebut, Mustofa akan tetap menerima gaji pokok. Namun, dia tidak akan menerima berbagai tunjangan yang ada.

Kasus pemukulan ini terjadi saat Komisi VII menggelar rapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada April lalu. (Baca: Anggota DPR Berkelahi Saat Rapat dengan Menteri ESDM)

Mustofa tersinggung oleh Mulyadi karena tidak diperbolehkan bicara lama-lama dalam rapat. (Baca: Ini Kronologi Perkelahian Anggota DPR Saat Rapat dengan Menteri ESDM)

Saat Mulyadi hendak menuju ke toilet yang berada di belakang ruang rapat Komisi VII, Mustofa pun langsung memukul Mulyadi.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menristek: Diharapkan Akhir Tahun 2021 Vaksin Merah Putih Dapat Izin Darurat

Menristek: Diharapkan Akhir Tahun 2021 Vaksin Merah Putih Dapat Izin Darurat

Nasional
Cerita Kapolri Listyo Sigit ketika Diakui sebagai Warga NU

Cerita Kapolri Listyo Sigit ketika Diakui sebagai Warga NU

Nasional
Kejagung Periksa Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

Kejagung Periksa Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

Nasional
PKS Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pelaksanaan Pilkada 2022 dan 2023

PKS Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pelaksanaan Pilkada 2022 dan 2023

Nasional
Indeks Persepsi Korupsi Turun, Moeldoko: Jadi Bahan Evaluasi Kebijakan

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Moeldoko: Jadi Bahan Evaluasi Kebijakan

Nasional
Indeks Persepsi Korupsi Turun, Indonesia Dipersepsikan Tak Konsisten dalam Pemberantasan Korupsi

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Indonesia Dipersepsikan Tak Konsisten dalam Pemberantasan Korupsi

Nasional
Dikhawatirkan, Perpres Pencegahan Ekstremisme Jadikan Rakyat Alat Kekuasaan

Dikhawatirkan, Perpres Pencegahan Ekstremisme Jadikan Rakyat Alat Kekuasaan

Nasional
Kemenkes Izinkan Semua RS Layani Pasien Covid-19, Persi: Tak Ada Izin pun Kami Sudah Layani

Kemenkes Izinkan Semua RS Layani Pasien Covid-19, Persi: Tak Ada Izin pun Kami Sudah Layani

Nasional
Dukung Kemandirian Pertahanan dan Keamanan, Kemhan Bangun Budaya Kerja Berkarakter

Dukung Kemandirian Pertahanan dan Keamanan, Kemhan Bangun Budaya Kerja Berkarakter

Nasional
Komisi II DPR Setujui 9 Calon Anggota Ombudsman 2021-2026

Komisi II DPR Setujui 9 Calon Anggota Ombudsman 2021-2026

Nasional
Satgas: Belum Ada yang Mampu Menjamin Covid-19 Hilang Seutuhnya meski Herd Immunity Tercapai

Satgas: Belum Ada yang Mampu Menjamin Covid-19 Hilang Seutuhnya meski Herd Immunity Tercapai

Nasional
Usai Bertemu Said Aqil, Kapolri Dapat Akses untuk Bersinergi dengan PBNU

Usai Bertemu Said Aqil, Kapolri Dapat Akses untuk Bersinergi dengan PBNU

Nasional
Satgas: Kekebalan Komunitas Dicapai dengan Vaksinasi, Bukan Penularan Tak Terkendali

Satgas: Kekebalan Komunitas Dicapai dengan Vaksinasi, Bukan Penularan Tak Terkendali

Nasional
Perludem Minta DPR Tak Hanya Fokus pada Satu Isu dalam RUU Pemilu

Perludem Minta DPR Tak Hanya Fokus pada Satu Isu dalam RUU Pemilu

Nasional
Bentuk Kekebalan Komunitas, Masyarakat Diminta Tak Ragu Ikut Vaksinasi Covid-19

Bentuk Kekebalan Komunitas, Masyarakat Diminta Tak Ragu Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X