Menko Polhukam Janji Usut Tuntas Pelaku Pembakar Hutan

Kompas.com - 25/09/2015, 16:52 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan KOMPAS.com/Sabrina AsrilMenteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan berjanji menuntaskan pengusutan kasus pembakaran hutan dan lahan. Ia menjamin Polri akan bekerja optimal dan tidak akan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk kasus tersebut.

"Kita tidak terpikir untuk ada ke situ (SP3)," kata Luhut, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Luhut mengungkapkan, pemerintah menggunakan satelit untuk mengetahui penanggung jawab hutan dan lahan yang terbakar. Dengan satelit tersebut, korporasi tidak dapat mengelak untuk mengakui perbuatannya.

"Satelit resolusi tinggi itu akan bisa mem-point milik siapa-siapa ini dan kapan terjadinya ini dan kapan seterusnya. Atau adakah upaya dia memadamkan (api) di sana," ujarnya.

Luhut mengapresiasi kesigapan Polri dalam mengusut pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera serta Kalimantan. Dari pernyataan Kapolri, telah ditetapkan tujuh tersangka dari 24 korporasi yang diduga menjadi penyebab terbakarnya hutan dan lahan tersebut.

Korporasi yang terbukti secara sengaja membakar hutan dan lahan akan diberikan sanksi pencabutan izin pengelolaan atau diberi catatan hitam. Adapun lahan yang terbakar atau lahan milik korporasi yang menyalahgunakan kewenangan akan diambil alih pemerintah untuk dijadikan hutan tanaman industri (HTI).

"Jadi memang ada tindakan-tindakan mengingatkan dan blacklist pemilik atau direksi atau beneficiary-nya siapa sehingga tidak terulang lagi tahun depan," ucap Luhut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 1.189 Rumah dan 150 Failitas Umum Rusak akibat Gempa Malang

UPDATE: 1.189 Rumah dan 150 Failitas Umum Rusak akibat Gempa Malang

Nasional
Saat KPK Sebut Singapura 'Surganya Para Koruptor', Respons, dan Permintaan Maaf

Saat KPK Sebut Singapura "Surganya Para Koruptor", Respons, dan Permintaan Maaf

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 3 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 3 Luka Berat

Nasional
Menko PMK Minta Pemda Beri Perhatian Pencarian Talenta Muda Sepak Bola

Menko PMK Minta Pemda Beri Perhatian Pencarian Talenta Muda Sepak Bola

Nasional
MUI: Cegah Terorisme di Kalangan Anak Muda Perlu Perhatian Semua Pihak

MUI: Cegah Terorisme di Kalangan Anak Muda Perlu Perhatian Semua Pihak

Nasional
Polri: 12 Tersangka Teroris di Jakarta Tak Terafiliasi JAD dan JI

Polri: 12 Tersangka Teroris di Jakarta Tak Terafiliasi JAD dan JI

Nasional
UPDATE: 1,56 Juta Kasus Covid-19 dan Imbauan Wapres soal Tarawih di Zona Merah

UPDATE: 1,56 Juta Kasus Covid-19 dan Imbauan Wapres soal Tarawih di Zona Merah

Nasional
BNPT Ajak Tokoh Lintas Agama Bikin Program Tangkal Radikalisme

BNPT Ajak Tokoh Lintas Agama Bikin Program Tangkal Radikalisme

Nasional
Pemerintah Kaji Pertandingan Sepak Bola dengan Penonton Saat Pandemi

Pemerintah Kaji Pertandingan Sepak Bola dengan Penonton Saat Pandemi

Nasional
Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Nasional
Berembus Isu 'Reshuffle' akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Berembus Isu "Reshuffle" akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

Nasional
Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Nasional
Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X