Kompas.com - 14/07/2015, 11:11 WIB
ksad jenderal gatot nurmantyo dan pangkostrad letjen mulyono berfoto bersama peserta kompetisi menembak di Jakarta beberapa waktu lalu. Ksad menyatakan, kemenangan 60 persen harus jadi kebiasaan bagi kontingen TNI AD. kemenangan ini membuktikan profesionalisme TNI AD dan senjata PT Pindad.



Kompas/Edna Caroline Pattisina (EDN) KOMPAS/EDNA CAROLINE PATTISINA ksad jenderal gatot nurmantyo dan pangkostrad letjen mulyono berfoto bersama peserta kompetisi menembak di Jakarta beberapa waktu lalu. Ksad menyatakan, kemenangan 60 persen harus jadi kebiasaan bagi kontingen TNI AD. kemenangan ini membuktikan profesionalisme TNI AD dan senjata PT Pindad. Kompas/Edna Caroline Pattisina (EDN)
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com
- Anggota Komisi I DPR RI fraksis PDI Perjuangan Charles Honoris menyebut jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) akan dijabat Letjen Mulyono.

"Ya, saya dengar-dengar informasinya, KSAD itu dijabat Mulyono," ujar dia ketika ditemui di kompleks Mabes TNI Jakarta pada Selasa (14/7/2015).

Diketahui, saat ini Mulyono masih menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Panglima Kodam Jayakarta.

Charles mengapresiasi positif jika informasi itu benar. Mulyono, lanjut Charles, mempunyai rekam jejak jabatan yang cocok dengan tugas pokok dan fungsi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

"Saat ini beliau kan Pangkostrad, sebelumnya dia memimpin Jakarta sebagai Pangdam Jaya. Beliau punya pengalaman memimpin sebuah pasukan," ujar Charles.

Charles juga memuji gaya komunikasi Mulyono. Menurut dia, seorang KSAD memang harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik sebab jabatan itu mengharuskan terus mendampingi Panglima untuk urusan dengan instansi lain.

Saat ditanya perihal kabar tersebut, Mulyono sendiri enggan berkomentar. "Jangan tanya ke saya, saya enggak boleh berkomentar," ujar dia.

Namun, sebagai prajurit TNI, Mulyono selalu siap untuk ditugaskan ke manapun. "Namanya prajurit TNI harus selalu siap," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Nasional
Berembus Isu 'Reshuffle' akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Berembus Isu "Reshuffle" akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

Nasional
Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Nasional
Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Nasional
Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Nasional
Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Nasional
Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Nasional
Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Nasional
PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

Nasional
Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Nasional
UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X