Pengeluaran untuk Tangani Pengungsi Rohingya Ditanggung IOM

Kompas.com - 20/05/2015, 21:24 WIB
Imigran asal Myanmar dan Bangladesh, ditampung di Gedung Olahraga Lhoksukon, Aceh Utara, 11 Mei 2015, sehari setelah kapal mereka ditemukan terdampar di perairan utara Aceh. AFP PHOTO / REZA JUANDAImigran asal Myanmar dan Bangladesh, ditampung di Gedung Olahraga Lhoksukon, Aceh Utara, 11 Mei 2015, sehari setelah kapal mereka ditemukan terdampar di perairan utara Aceh.
EditorBayu Galih
JAKARTA, KOMPAS.com- Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan terus berkordinasi dengan segenap pihak untuk terus memberikan perlindungan kemanusiaan kepada para pengungsi Rohingya yang saat ini berada di kawasan provinsi DI Aceh.

"Berdasarkan perintah dari presiden bahwa pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial harus terus melayani para pengungsi Rohingya ini atas nama perlindungan kemanusiaan," ujar Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Khofifah menyatakan bahwa sesuai hasil rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Politik Hukum dan HAM (Polhukam) bahwa Organisasi Migrasi Internasional (IOM) yang akan bertanggung jawab sepenuhnya atas pengeluaran terkait pengungsi Rohingya ini.

"Sehingga semua pengeluaran yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten atau dinas setempat dapat di-reimburse (diganti) ke pihak IOM," ujar Khofifah.

Namun, menurut Khofifah, koordinasi untuk perlindungan kepada para pengungsi ini sepenuhnya berada di bawah Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi, dan rakor di bawah Menkopolhukam.

Hingga saat ini, ada sejumlah pengungsi Rohingya yang berada di Langkat, Sumatera Utara sudah dialokasikan ke kantor imigrasi setempat. Namun, masih ada lagi sebagian di Langsa dan Aceh Utara, dan semua akan dikoordinasikan oleh Kemenlu. "Di sana akan ada Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan SAR Nasional (Basarnas), Kementerian Sosial dengan koordinatornya adalah Kemenlu.

Khofifah juga menegaskan bahwa batuan kemanusiaan ini akan terus dilakukan atas komando dari Kemenlu, dimana saat ini Menlu Retno Marsudi sedang membicarakan masalah pengungsi Rohingya ini dengan Menlu Malaysia dan Thailand.

Kementerian Sosial sendiri menyatakan memiliki standar dua bulan untuk membantu para pengungsi Rohingya ini. Meski begitu, ini pun harus berdasarkan permintaan langsung dari Menteri Luar Negeri RI.

Khofifah menegaskan bahwa pengeluaran untuk penanganan perlindungan pengungsi ini seluruhnya akan ditanggung oleh IOM. Selama ini, pihak Kemensos telah menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya (family kit) untuk para pengungsi.

Lebih dari 600 pengungsi Bangladesh dan Rohingya asal Myanmar mendarat di Pantai Langsa, bagian timur Provinsi Aceh, Jumat (15/5) pagi. Rombongan ini adalah yang kedua setelah rombongan pertama terdampar di perairan Aceh bagian utara, Minggu (10/5).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

Nasional
UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.