Kompas.com - 01/04/2015, 08:33 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana memegang materi rapat yang disusun oleh pakar keuangan daerah Sumardjiyo, Jumat (27/3/2015). Jessi Carina Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana memegang materi rapat yang disusun oleh pakar keuangan daerah Sumardjiyo, Jumat (27/3/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana menjamin dirinya tak terlibat korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS). Ia menyatakan siap dipanggil Badan Reserse Kriminal Polri untuk memberi keterangan terkait kasus tersebut.

Lulung mengatakan sudah tahu bahwa dirinya akan dipanggil Bareskrim. Akan tetapi, ia belum tahu kapan dia akan dipanggil. Hingga kini, penyidik Bareskrim Polri belum menyampaikan surat panggilan kepada politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut.

"Pokoknye gue dipanggil, siap. Enggak tahu kapan, terserah dia (Bareskrim)," ujar Lulung di Gedung DPRD DKI, Selasa (31/3/2015).

Lulung yakin bahwa pemanggilannya kelak hanya sebatas dimintai keterangan. Pada tahun 2014, Lulung menjadi koordinator di Komisi E yang mengusulkan pengadaan UPS di sekolah-sekolah. Akan tetapi, ia yakin bahwa dia tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi UPS. Lulung menyatakan, meski bertindak sebagai koordinator di Komisi E, dia tidak aktif dalam Badan Anggaran DPRD periode 2009-2014.

Seraya bercanda, Lulung menantang wartawan bertaruh untuk meyakinkan dia tak bersalah. "Kalau gue bersalah, buru-buru deh gue ditahan. Kita fair aja. Rumah gue Rp 2 miliar. Ruko ada tiga, jadi Rp 6 miliar. Lu (wartawan) Rp 100 juta aja. Ayo, tanda tangan. Kalau gue terlibat, lu ambil dah taruhan gue. Gue berani jamin, gue enggak salah," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Megapolitan
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Megapolitan
Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Megapolitan
Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Megapolitan
Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Megapolitan
Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Megapolitan
Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Megapolitan
Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Megapolitan
Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.