Kompas.com - 09/12/2014, 17:29 WIB
|
EditorFidel Ali Permana

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidikan terhadap kasus suap judi online yang melibatkan mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jawa Barat AKB MB sudah selesai. Kini penyidik telah menyerahkan kasus tersebut ke tahap dua untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Penyerahan tahap dua ini kita sudah bawa ke JPU, tersangka dan barang bukti," ujar Kepala Sub Direktorat I Tindak Pidana Korupsi Komisaris Besar Samudi, di Bareksrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Samudi mengatakan, barang bukti yang disita adalah uang sejumlah Rp 5 miliar dan beberapa barang bukti lainnya. Namun, Samudi tidak merinci barang bukti tersebut.

"Hari ini juga sudah kita serahkan," kata Samudi.

MB dikenakan Pasal 11, 12 ayat a, ayat b Undang-Undang Korupsi 2000-2001 dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun. Atas perbutannya, negara telah dirugikan sebesar Rp 5 miliar.

MB menjadi tersangka dalam kasus suap pembukaan blokir rekening pelaku judi online. Dia menerima suap uang tunai Rp 5.000.100.000 dan 168.000 dollar AS dari tersangka DT dan T yang saat ini juga sudah dilakukan penahanan.

Dalam kasus suap judi online ini ada dua kasus, yaitu kasus suap yang melibatkan AKB MB dan kasus suap yang melibatkan AK Dudung S (DS). Penanganannya dilakukan terpisah meskipun masih dalam satu rangkaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AKB MB dan AKP DS diduga menerima uang suap dari bandar judi online karena jasanya membuka 18 rekening yang sebelumnya diblokir penyidik Polda Jabar. AKBP MB lebih dulu ditahan di sel Bareskrim Polri, sementara AKP DS tinggal menunggu hasil penyidikan.

Kedua perwira polisi tersebut dijerat dengan Pasal 11 dan atau Pasal 12 huruf a atau b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Penyidik berhasil menyita uang tunai Rp 5.000.100.000 dan 168.000 dollar AS dari tangan AKB MB. Uang suap didapat dari pemilik rekening berinisial AD dan T. Dari tangan AKP DS disita uang tunai Rp 370 juta sebagai suap dari seorang bandar judi online berinisial AI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga PCR Turun Jadi Rp 275.000, Asita Tetap Dorong Tes Rapid Antigen sebagai Syarat Perjalanan

Harga PCR Turun Jadi Rp 275.000, Asita Tetap Dorong Tes Rapid Antigen sebagai Syarat Perjalanan

Nasional
Kapolri Minta Perwira Jadi Pemimpin yang Melayani Anggota dan Warga

Kapolri Minta Perwira Jadi Pemimpin yang Melayani Anggota dan Warga

Nasional
Kemenkes Sebut Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di Sejumlah Negara

Kemenkes Sebut Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di Sejumlah Negara

Nasional
Masyarakat Diminta Patuhi Imbauan Pemerintah agar Tak Bepergian Saat Libur Akhir Tahun

Masyarakat Diminta Patuhi Imbauan Pemerintah agar Tak Bepergian Saat Libur Akhir Tahun

Nasional
Tarif Tes PCR Jadi Rp 275.000, Gakeslab: Reagen Teknologi Bagus Tak Masuk Harganya

Tarif Tes PCR Jadi Rp 275.000, Gakeslab: Reagen Teknologi Bagus Tak Masuk Harganya

Nasional
Kemenkes Ungkap Kasus Covid-19 di 24 Daerah Ini Belum Menurun

Kemenkes Ungkap Kasus Covid-19 di 24 Daerah Ini Belum Menurun

Nasional
Putusan Uji Materi UU Minerba, Jaminan Perpanjangan Izin Tambang Bertentangan dengan UUD 1945

Putusan Uji Materi UU Minerba, Jaminan Perpanjangan Izin Tambang Bertentangan dengan UUD 1945

Nasional
Kemenkes Minta RS, Laboratorium, dan Penyedia Tes Patuhi Batas Tertinggi Tarif PCR

Kemenkes Minta RS, Laboratorium, dan Penyedia Tes Patuhi Batas Tertinggi Tarif PCR

Nasional
Megawati Sebut Bencana Alam Indonesia Sudah SOS, Singgung Kelalaian Pemimpin Daerah

Megawati Sebut Bencana Alam Indonesia Sudah SOS, Singgung Kelalaian Pemimpin Daerah

Nasional
UPDATE 27 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 33,67 Persen dari Target

UPDATE 27 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 33,67 Persen dari Target

Nasional
UPDATE: Sebaran 719 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 719 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jokowi Minta Ada Solusi atas Persoalan yang Dialami Petani Garam

Jokowi Minta Ada Solusi atas Persoalan yang Dialami Petani Garam

Nasional
UPDATE 27 Oktober: Ada 7.584 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Oktober: Ada 7.584 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 27 Oktober: 260.451 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,08 Persen

UPDATE 27 Oktober: 260.451 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,08 Persen

Nasional
UPDATE 27 Oktober: Ada 12.735 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 Oktober: Ada 12.735 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.