Relawan: Jokowi Sekarang Bukan Hanya Milik PDI Perjuangan

Kompas.com - 29/08/2014, 17:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta dan juga Calon Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi berfoto bersama selebriti saat bermain bola di acara Pesta Rakyat Waduk Pluit, di Lapangan Bola Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (17/8/2014). Selain bermain bola, Jokowi juga sempat ikut serta dalam lomba balap karung bersama warga di Taman Waduk Pluit. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESGubernur DKI Jakarta dan juga Calon Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi berfoto bersama selebriti saat bermain bola di acara Pesta Rakyat Waduk Pluit, di Lapangan Bola Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (17/8/2014). Selain bermain bola, Jokowi juga sempat ikut serta dalam lomba balap karung bersama warga di Taman Waduk Pluit.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Relawan Boni Hargens merasa heran dengan banyak pihak yang mengaitkan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi oleh Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan sikap politik Partai Demokrasi Indonesia perjuangan dulu yang menolak kenaikan BBM. Dia menilai, analogi tersebut tidak tepat sasaran karena Jokowi saat ini bukan lagi hanya milik PDI-P.

"Saya kira itu konteksnya lain. Jokowi sekarang bukan hanya milik PDI-P, dia sudah menjadi presiden terpilih yang dipilih langsung oleh masyarakat," kata Boni di Jakarta, Jumat (29/8/2014) sore.

Artinya, kata Boni, Jokowi saat ini adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Seluruh elemen, mulai dari masyarakat biasa, relawan dan seluruh partai politik pengusung bisa memberikan masukan.

Selain itu, lanjut dia, kondisi anggaran pendapatan dan belanja negara saat ini juga sudah sangat terbebani dengan subsidi BBM. Jika mau program Jokowi-JK seperti Kartu Indonesia Sehat dan Indonesia Pintar berjalan, mau tidak mau BBM harus dinaikkan. "Kenaikan BBM ini harus. Kita tahu negara bisa bangkrut kalau pemotongan subsidi tidak dilakukan," ujarnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Nasional
IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

Nasional
KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Nasional
Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Nasional
Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Nasional
Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Nasional
Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Nasional
IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

Nasional
Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Nasional
Polri: Virtual Police Sudah Kirim Peringatan ke 21 Akun Media Sosial

Polri: Virtual Police Sudah Kirim Peringatan ke 21 Akun Media Sosial

Nasional
Siap-siap, Pembukaan Seleksi CPNS Diumumkan Maret Ini

Siap-siap, Pembukaan Seleksi CPNS Diumumkan Maret Ini

Nasional
PMI Buka 'Call Center' untuk Masyarakat yang Butuh Plasma Konvalesen

PMI Buka "Call Center" untuk Masyarakat yang Butuh Plasma Konvalesen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X