Kompas.com - 20/08/2014, 15:24 WIB
Anggota Paskibraka mengibarkan bendera merah putih dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2014). Upacara digelar dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia. TRIBUNNEWS/DANY PERMANAAnggota Paskibraka mengibarkan bendera merah putih dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2014). Upacara digelar dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Sutarman mengatakan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional hendaknya menjadi panutan bagi masyarakat dalam berbagai aspek. Ia berharap anggota Paskibraka Nasional mampu menjadi agen perubahan dalam dirinya, lingkungan sekolah, dan lingkungan bermasyarakat setelah menjalani masa pelatihan.

"Paskibraka harus jadi agen perubahan di negara. Adik-adik sudah terpilih di sana, harus betul-betul jadi suri tauladan generasi bangsa, untuk anak-anak dan orangtua," ujar Sutarman saat menerima kunjungan Paskibraka Nasional di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Sutarman mengatakan, misi perubahan bangsa tersebut dapat dilakukan anggota Paskibraka Nasional dengan menunjukkan cara bertutur yang baik dengan masyarakat dan menerapkan kedisiplinan dalam berbagai aspek, yakni afektif, kognitif, dan psikomotorik. Aspek afektif itu berkaitan dengan integritas dan sikap anggota Paskibraka Nasional terhadap masyarakat.

Ia menambahkan, sikap tersebut diharapkan mampu mempersuasif masyarakat untuk menekan tindakan pelanggaran hukum. "Apabila ada yang melakukan tindakan melanggar hukum, maka harus memengaruhi untuk tidak lagi melanggar hukum," kata Sutarman.

Dari aspek kognitif, Sutarman menilai bahwa kemampuan dan kecerdasan anggota Paskibraka Nasional diperlukan untuk mengelola sumber daya alam di Indonesia. Anggota Paskibraka tidak hanya bergerak sendiri untuk mengelola kekayaan alam tersebut, tetapi juga mengajak masyarakat banyak. Adapun pada aspek psikomotorik, anggota pengibar bendera diharapkan dapat menjaga kesehatan jasmani untuk menunjang kedua aspek sebelumnya. "Perubahan itu akan dimulai dari diri Anda sendiri untuk perubahan yang lebih baik," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Optimistis Suntikan Vaksin Covid-19 Capai 2 Juta Dosis Sehari pada September

Menkes Optimistis Suntikan Vaksin Covid-19 Capai 2 Juta Dosis Sehari pada September

Nasional
Pemerintah Diminta Bersikap Tegas soal Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia

Pemerintah Diminta Bersikap Tegas soal Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia

Nasional
Menkes Targetkan Lebih dari 70 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi Akhir Tahun Ini

Menkes Targetkan Lebih dari 70 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi Akhir Tahun Ini

Nasional
Krisdayanti Blak-blakan soal Gaji Anggota DPR, Politisi PDI-P: Tidak Ada Teguran, Justru Diapresiasi

Krisdayanti Blak-blakan soal Gaji Anggota DPR, Politisi PDI-P: Tidak Ada Teguran, Justru Diapresiasi

Nasional
Hasto Sebut Megawati Akan Berkontemplasi untuk Tentukan Calon Presiden

Hasto Sebut Megawati Akan Berkontemplasi untuk Tentukan Calon Presiden

Nasional
Kementerian KP dan Menteri Trenggono Boyong Dua Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2021

Kementerian KP dan Menteri Trenggono Boyong Dua Penghargaan pada Anugerah Humas Indonesia 2021

Nasional
Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI Los Angeles

Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI Los Angeles

Nasional
PDI-P Tidak Ingin Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

PDI-P Tidak Ingin Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

Nasional
RI Jalin Kerja Sama dengan Google Health soal Edukasi Pencegahan Komorbid

RI Jalin Kerja Sama dengan Google Health soal Edukasi Pencegahan Komorbid

Nasional
Sekjen PAN Ajak Anggota DPR Sumbangkan Gaji Untuk Korban Pandemi Covid-19

Sekjen PAN Ajak Anggota DPR Sumbangkan Gaji Untuk Korban Pandemi Covid-19

Nasional
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda

Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda

Nasional
Kunjungi AS, Menlu Retno Perkuat Kerja Sama Pengembangan Vaksin Covid-19 Protein Rekombinan

Kunjungi AS, Menlu Retno Perkuat Kerja Sama Pengembangan Vaksin Covid-19 Protein Rekombinan

Nasional
Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Desakan agar Jokowi Beri Sikap Terhadap Polemik Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Nasional
4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

Nasional
Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.