Polri Akan Tindak Pengajak Golput

Kompas.com - 07/04/2014, 15:31 WIB
Ilustrasi: Pemilu. SERAMBI/M ANSHARIlustrasi: Pemilu.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com --
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti mengatakan bahwa seruan untuk golongan putih (golput) dalam pemilihan umum adalah tindak pidana pemilu. Menurut Badrodin, pihaknya akan memberikan tindakan selama ada pihak yang melaporkan.

"Kalau ada (ajakan golput) akan kita proses," kata Badrodin di Gedung Kementerian Polhukam, Jakarta, Senin (7/4/2014).

Badrodin berharap masyarakat tak ragu melaporkan pihak yang menyerukan golput. Laporan dapat dilayangkan kepada kepolisian atau Badan Pengawas Pemilu. Mengenai ajakan golput di media sosial, menurut Badrodin, hal itu akan ditangani oleh Bawaslu. Polri baru akan bertindak ketika Bawaslu menyatakan ajakan golput melalui media sosial itu sebagai tindak pidana pemilu.

"Karena itu, kita harap masyarakat bisa melapor kalau ada ajakan golput. Mengajak golput adalah perbuatan tindak pidana pemilu. Siapa pun yang tahu ada ajakan begitu, silakan melapor untuk bisa kita proses," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X