Kampanye Nasdem, Surya Paloh Singgung Macet dan Banjir Jakarta

Kompas.com - 01/04/2014, 12:35 WIB
Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh berbicara kepada wartawan sebelum berorasi di Lapangan Simpang Lima Semarang, Selasa. Kompas.com/Nazar NurdinKetua Umum DPP Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh berbicara kepada wartawan sebelum berorasi di Lapangan Simpang Lima Semarang, Selasa.
Penulis Febrian
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Persoalan dan macet Jakarta menjadi salah satu hal yang disinggung Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh saat menyampaikan orasinya pada kampanye terbuka Nasdem di Lapangan Tugu, Koja, Jakarta Utara, Selasa (1/4/2014). Menurutnya, banjir dan macet selalu menghantui warga Ibu Kota. Untuk itu, katanya, perlu ada perubahan untuk mengatasi masalah ini.  

"Tiap tahun problematik warga tidak lepas dari banjir, macet, kita selalu hirup udara kotor. Padahal ini adalah Ibu Kota pusat pemerintahan. Apa pantas kita pasrah dengan kondisi seperti ini?" kata Surya.

Ia menilai, pemerintah tak memperhatikan warga Ibu Kota yang menghadapi persoalan klasik seperti ini.  

"Rakyat sudah lelah suaranya disia-siakan oleh pemerintah yang mereka pilih dulu. mereka membiarkan kapasitas kendaraan di Jakarta melebihi kapasitas warga. Enam belas juta kendaraan merusak kualitas udara kita," papar dia. 

Selain macet dan banjir, kata Surya, pantai di Jakarta juga sudah tercemar. Ia mengatakan, pemerintah harus menyelamatkan ekosistem laut dari ekploitasi swasta.

"Alam pantai kita, ikan-ikan di laut mati tercemar. Apakah kita akan biarkan saja? Mari bersama Nasdem kita galakkan perubahan saudara-saudara," katanya.

Ia janji akan membenahi Indonesia dari Sabang sampai Merauke jika Nasdem mendapatkan suara signifikan dalam Pemilu 2014.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X