Gerindra: Di Desa dan Kota, yang Terdengar Nama Prabowo

Kompas.com - 14/03/2014, 19:31 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar di Kampus FKUI, Salemba, Jakarta, Rabu (27/11/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar di Kampus FKUI, Salemba, Jakarta, Rabu (27/11/2013).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Aryo Djojohadikusumo mengatakan, partainya menyambut positif keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai bakal calon presiden. Menurut Aryo, setiap partai memiliki hak yang sama untuk mengajukan calon presiden. Partai Gerindra, kata Aryo, tetap akan mengajukan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang.

Partai Gerindra tak khawatir dengan keputusan PDI Perjuangan untuk mengusung Jokowi. Aryo mengatakan, pengalamannya keliling ke sejumlah provinsi, nama Prabowo selalu dielu-elukan masyarakat. Ia menilai bahwa rakyat menunggu sosok pemimpin yang memiliki figur seperti Prabowo.

"Tidak (khawatir) sama sekali. Saya pribadi sudah keliling Jakarta dan sejumlah provinsi, dan nama yang saya dengar di desa-desa, di kota-kota di seluruh Indonesia, nama Pak Prabowo," kata Aryo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/3/2014).

Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas, berwawasan dunia, dan berorientasi ke rakyat.

"Semua kualitas itu ada pada calon kami, yaitu Prabowo Subianto," ucapnya.

Seperti diberitakan, Jokowi menyatakan siap maju sebagai calon presiden setelah menerima mandat dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Megawati pun meminta agar seluruh kader PDI-P menyukseskan pencalonan Jokowi. 

"Saya telah mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, untuk menjadi capres dari PDI Perjuangan," kata Jokowi saat blusukan ke Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara, pada Jumat siang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

Nasional
UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

Nasional
Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Nasional
Bakamla Deteksi Dua Kapal Tanker Asing di Pontianak dari Dimatikannya AIS

Bakamla Deteksi Dua Kapal Tanker Asing di Pontianak dari Dimatikannya AIS

Nasional
Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren, FPI: Itu 'Grand Design' untuk Kerjai Kami

Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren, FPI: Itu "Grand Design" untuk Kerjai Kami

Nasional
Walhi: Pelepasan Hutan Kalimantan Era Jokowi Capai 427.952 Hektare

Walhi: Pelepasan Hutan Kalimantan Era Jokowi Capai 427.952 Hektare

Nasional
Banjir di Paniai, Kemensos Salurkan Bantuan Senilai Rp 300 Juta

Banjir di Paniai, Kemensos Salurkan Bantuan Senilai Rp 300 Juta

Nasional
Rizieq Shihab Dilaporkan PTPN ke Bareskrim soal Lahan untuk Pesantren di Megamendung

Rizieq Shihab Dilaporkan PTPN ke Bareskrim soal Lahan untuk Pesantren di Megamendung

Nasional
Bakamla Amankan Kapal Tanker Panama dan Iran yang Diduga Transfer BBM Ilegal

Bakamla Amankan Kapal Tanker Panama dan Iran yang Diduga Transfer BBM Ilegal

Nasional
Kompolnas Beberkan Latar Belakang Listyo Sigit Ingin Ubah Tugas Polsek

Kompolnas Beberkan Latar Belakang Listyo Sigit Ingin Ubah Tugas Polsek

Nasional
Kompolnas: Pengaktifan Pam Swakarsa Diatur Undang-undang

Kompolnas: Pengaktifan Pam Swakarsa Diatur Undang-undang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X