Kompas.com - 13/12/2013, 23:41 WIB
Simulasi penanggulangan teroris di Batan Puspiptek Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (23/4/2013). Simulasi ini digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bekerjasama dengan TNI, Polri, Batan. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNASimulasi penanggulangan teroris di Batan Puspiptek Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (23/4/2013). Simulasi ini digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bekerjasama dengan TNI, Polri, Batan.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia memetakan sejumlah kelompok teroris yang diduga akan mengacaukan perayaan Natal dan Tahun Baru 2014. Kelompok-kelompok itu disebut menyebar dalam wujud organisasi sel di sejumlah daerah.

"Pergerakannya ada yang dari Jawa Timur, NTB, Bima, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya," kata Kapolri Jenderal Sutarman saat dijumpai di Mabes Polri, Jumat (13/12/2013). Polri, ujar dia, sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalisir ancaman teror yang mungkin ditebar kelompok itu.

Pemantauan gerakan kelompok tersebut merupakan salah satu langkah antisipasi itu. "Sel teroris ini sudah terpecah menjadi banyak, ada jaringan timur dan barat. (Saat ini) tim survei kami tetap mengikuti," ujar Sutarman.

Terpisah, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Suhardi Alius mengatakan saat ini tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bergerak ke daerah-daerah yang berpotensi rawan konflik dan tumbuh jaringan teroris. Tim khusus ini dibantu kepolisian daerah setempat.

Menurut Suhardi, sampai sekarang belum ada ancaman dari kelompok mana pun. Meski demikian langkah antisipasi tetap dilakukan. "Kan anggota kami terbatas. Jadi teman-teman di wilayah menjadi mitra kami untuk mendeteksi," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Klaim Sudah 5 Bulan Disahkan, Ini Alasan Partai Prima Baru Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Nasional
KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

KPK Sebut Penyelenggara dan Penyusun Soal TWK adalah BKN

Nasional
Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Ketua WP KPK Heran Ada Pertanyaan tentang Ucapan Hari Raya kepada Umat Agama Lain di TWK

Nasional
Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Bima Arya: Pembahasan Kasus GKI Yasmin Mengerucut ke Penyelesaian

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Wasekjen Sebut Partai Prima Berdiri Juli 2020, Digagas Aktivis 98

Nasional
MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

MA Kabulkan Permohonan PK Terpidana Korupsi Djoko Susilo

Nasional
Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Periksa Wali Kota Nonaktif Cimahi, KPK Usut Dugaan Pemerasan oleh Penyidik

Nasional
Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Kemenhub: Selama Larangan Mudik, Transportasi Umum di Wilayah Aglomerasi Boleh Beroperasi

Nasional
Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Pemerintah Diminta Terbuka soal Masuknya WNA di Tengah Larangan Mudik

Nasional
Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Wasekjen Sebut Partai Prima Sudah Disahkan Kemenkumham

Nasional
Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Dirjen Imigrasi Klaim WNA Asal China yang Masuk RI Sudah Penuhi Aturan

Nasional
Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Disebut Terlibat dalam TWK Pegawai KPK, Ini Penjelasan TNI

Nasional
Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Perjalanan Terkait Sektor Esensial Tak Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Rinciannya

Nasional
Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Mudik Dilarang di Wilayah Aglomerasi, Ini Aktivitas Perjalanan yang Dibolehkan

Nasional
 Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dieksekusi ke Lapas Cibinong

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X