Kompas.com - 05/11/2013, 21:17 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012). Aburizal memberikan sambutan ini pada acara syukuran HUT ke 48 Partai Golkar, yang diisi dengan pemotongan tumpeng.  TRIBUNNEWS/HERUDIN Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012). Aburizal memberikan sambutan ini pada acara syukuran HUT ke 48 Partai Golkar, yang diisi dengan pemotongan tumpeng.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar Indra J Piliang angkat bicara mengenai insiden "es tebu" yang melibatkan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical yang terjadi di Jambi, Senin (4/11/2013).

Melalui akun Twitter-nya @IndraJPiliang, Indra mengaku tersenyum sendiri membaca pemberitaan mengenai es tebu yang belum dibayar. Insiden itu, kata dia, menjadi bahan candaan di kalangan kader Golkar di Jambi.

Seperti diberitakan, Ical datang ke Jambi untuk menghadiri pelantikan Sy Fasha dan Abdullah Sani sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi periode 2013-2018. Seusai acara, Ical dan para tukang sapu dan tukang ojek makan di Rumah Makan Munir yang letaknya di seberang kantor DPD Golkar Jambi.

Seusai makan, Ical mencoba minuman es tebu yang dijual di depan rumah makan. Singkat cerita, seusai minum, tidak ada yang membayar. Padahal, menurut pedagang es tebu, Acit, jumlah pembelinya sampai ratusan orang. Ketika ditagih, Acit pun "dipingpong".

Indra bercerita, para kader Golkar yang datang ke kantor DPD Golkar Jambi biasa makan di Rumah Makan Munir dan meminum es tebu. Biasanya, kalau kader Golkar makan dan memesan es tebu, pedagang es tebu akan lapor ke pemilik rumah makan. Mereka sudah saling kenal.

Indra mengatakan, caleg DPR dari Golkar bernama Pinto ketika itu membayar Rp 50.000 kepada pedagang es tebu lantaran dipikir tak sampai 25 orang yang memesan es tebu. "Ditolak yang jualan," kata Indra.

Menurut Indra, jumlah orang yang memesan es tebu tak sampai 100 orang. Setelah dihitung, kata Indra, hanya ada 55 orang yang memesan. "Jadi, dibayar Rp 110.000. Ada lebihnya lah," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masalah es tebu dianggap sudah selesai. Sampai sekarang, kata dia, Acit tetap berjualan es tebu di tempat yang sama. "Kader-kader Partai Golkar senang dengan 'insiden es tebu' ini. Tahu peta. Mengerti nama-nama besar di socmed," kata Indra di akhir tweet-nya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan Komisi II: Pemda Harus Perkuat Tim Testing dan Tracing, Bisa Gandeng Calon Perawat

Pimpinan Komisi II: Pemda Harus Perkuat Tim Testing dan Tracing, Bisa Gandeng Calon Perawat

Nasional
RANHAM Diharapkan Jadi Acuan Pemenuhan Hak Asasi Kelompok Rentan

RANHAM Diharapkan Jadi Acuan Pemenuhan Hak Asasi Kelompok Rentan

Nasional
Baliho Airlangga Marak Saat Pandemi Tuai Kritik, Golkar: Itu Hasil Rapimnas dan Rakernas

Baliho Airlangga Marak Saat Pandemi Tuai Kritik, Golkar: Itu Hasil Rapimnas dan Rakernas

Nasional
BKN Siapkan Argumentasi Hukum Lawan Putusan Ombudsman soal TWK

BKN Siapkan Argumentasi Hukum Lawan Putusan Ombudsman soal TWK

Nasional
Menko PMK Muhadjir Effendy Sebut Obat Pasien Covid-19 Langka

Menko PMK Muhadjir Effendy Sebut Obat Pasien Covid-19 Langka

Nasional
Menkes Sebut Kebutuhan Oksigen Meningkat 2.000 Ton per Hari Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Menkes Sebut Kebutuhan Oksigen Meningkat 2.000 Ton per Hari Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Maraknya Baliho Jadi Sorotan, Petinggi Parpol Diminta Rem karena Rakyat Sedang Sulit

Maraknya Baliho Jadi Sorotan, Petinggi Parpol Diminta Rem karena Rakyat Sedang Sulit

Nasional
Menlu: Varian Delta Dominasi Penyebaran Virus Corona di Dunia, Termasuk Indonesia dan AS

Menlu: Varian Delta Dominasi Penyebaran Virus Corona di Dunia, Termasuk Indonesia dan AS

Nasional
Menlu Tegaskan Konsistensi RI di Konflik Myanmar dan Soroti Lambatnya Implementasi Konsensus ASEAN

Menlu Tegaskan Konsistensi RI di Konflik Myanmar dan Soroti Lambatnya Implementasi Konsensus ASEAN

Nasional
Firli Berharap Pegawai KPK Jadi Pelopor Bela Negara

Firli Berharap Pegawai KPK Jadi Pelopor Bela Negara

Nasional
TNI Serahkan Mesin Pesawat CASA Angkatan Pertahanan Papua Nugini yang Berhasil Diperbaiki

TNI Serahkan Mesin Pesawat CASA Angkatan Pertahanan Papua Nugini yang Berhasil Diperbaiki

Nasional
Vonis Rizieq Dikuatkan di Tingkat Banding, Kuasa Hukum: Kami Syukuri dan Jalani dengan Sabar

Vonis Rizieq Dikuatkan di Tingkat Banding, Kuasa Hukum: Kami Syukuri dan Jalani dengan Sabar

Nasional
2.000 Prajurit TNI Ikuti Pelatihan Tenaga Tracing Covid-19

2.000 Prajurit TNI Ikuti Pelatihan Tenaga Tracing Covid-19

Nasional
Menteri PPPA: Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar Langkah Awal Pembelajaran Tatap Muka

Menteri PPPA: Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar Langkah Awal Pembelajaran Tatap Muka

Nasional
Ini Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil...

Ini Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X