Anis Matta: Saya Tak Tahu soal Proyek-proyek di Kementerian Pertanian

Kompas.com - 31/10/2013, 18:06 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta. Gambar diambil Jumat (21/6/2013). Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta. Gambar diambil Jumat (21/6/2013).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta membantah pernah meminta komisi 1 persen dari sejumlah proyek di Kementerian Pertanian. Dia menegaskan tak telibat proyek di Kementerian Pertanian bersama pengusaha Yudi Setiawan dan ahmad Fathanah.

"Tidak pernah. Saya tidak tahu sama sekali soal proyek-proyek karena itu bukan urusan saya," kata Anis di sela-sela sidang Luthfi dalam kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Anis kembali membantah mengenal Yudi Setiawan termasuk berbicara melalui telepon. Anis mengaku baru mendengar nama Yudi dari media massa setelah kasus ini mencuat.

"Saya tidak kenal Yudi Setiawan. Mereka juga tidak pernah bicara ke saya soal itu, baik Fathanah maupun Pak Luthfi," kata Anis.


Sebelumnya, berdasarkan pengakuan Yudi, Anis Matta meminta komisi 1 persen dari proyek di Kementerian Pertanian. Anis saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PKS.

"Kalau yang tentukan (komisi 1 persen) Anis Matta tapi kalau yang sampaikan Fathanah," kata Yudi saat bersaksi di sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang dengan terdakwa Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Proyek itu diantaranya pengadaan benih kopi, jagung hibrida, pisang, kentang, hingga pupuk. Menurut Yudi, Anis selalu mendesaknya untuk tidak terlambat membayar uang komisi. Namun, Yudi mengatakan, Anis tak pernah menelepon ketika uang telah dikirimkan. Yudi hanya beberapa kali berbicara lewat telepon dengan Anis melalui handphone Fathanah.

Dalam dakwaan disebutkan, Yudi yang merupakan Direktur PT Cipta Inti Parmindo, Fathanah, dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq pernah bertemu untuk membahas proyek di Kementrian Pertanian, antara lain proyek benih jagung dan kopi. Fathanah disebut beberapa kali menerima uang dari Yudi karena memuluskan perusahaan Yudi memenangkan proyek itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X