Ini Sindiran Jokowi untuk yang Sudah Deklarasi Capres

Kompas.com - 25/07/2013, 14:18 WIB
Joko Widodo alias Jokowi, menjawab pertanyaan wartawan saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Sabtu (31/3/2012).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESJoko Widodo alias Jokowi, menjawab pertanyaan wartawan saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Sabtu (31/3/2012).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyindir sejumlah tokoh yang telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2014. Menurutnya, para tokoh yang telah mendeklarasikan diri itu terlalu percaya diri. Padahal, kata Jokowi, belum tentu dicalonkan partai.   

"Sekarang banyak orang yang sudah mencalonkan diri sebagai presiden. Padahal, mereka yang mencalonkan diri itu belum tentu dicalonkan partai, hehehe," kata Jokowi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2013).

DPR saat ini masih menggodok aturan pencalonan presiden dalam UU Pemilihan Presiden. Jika mengacu ketentuan sebelumnya, calon presiden diusung partai yang memperoleh 20 persen suara dalam pemilihan legislatif. 

"Kalau cuma dapat lima persen, siapa yang mau mencalonkan. Jadi calon saja berarti, tapi enggak dicalonkan. Apa enggak ngenes nanti?" sindir Jokowi.

Partai yang telah mendeklarasikan calon presiden yang akan diusungnya ialah Partai Golkar dan Hanura. Golkar akan mengusung Aburizal Bakrie sebagai capres, sementara Hanura telah mendeklarasikan pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo sebagai capres dan cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2014.

Dengan sindiran ini, apakah Jokowi akan menjawab sejumlah survei yang menjagokannya sebagai kandidat kuat capres menjelang pilpres? Yang jelas, sebelumnya, saat dikonfirmasi tentang hasil survei capres sejumlah lembaga, Jokowi menyatakan tak berniat maju dalam Pilpres 2014 karena masih berkonsentrasi mengurusi Ibu Kota. Ia ingin menuntaskan janjinya membenahi Jakarta hingga 2017.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amunisi Pencegahan yang Tak Kuat

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amunisi Pencegahan yang Tak Kuat

Nasional
Moeldoko: Kami Akan Kawal Pemulihan Pariwisata di Bali

Moeldoko: Kami Akan Kawal Pemulihan Pariwisata di Bali

Nasional
Satgas Sebut Suplai dan Jadwal Vaksin Covid-19 Terjaga untuk Penuhi Target 1 Juta Per Hari

Satgas Sebut Suplai dan Jadwal Vaksin Covid-19 Terjaga untuk Penuhi Target 1 Juta Per Hari

Nasional
Ngabalin: TWK Internal KPK, Pemerintah Tak Bisa Komentar

Ngabalin: TWK Internal KPK, Pemerintah Tak Bisa Komentar

Nasional
[POPULER NASIONAL] Aturan Lengkap PPKM di 34 Provinsi | Jawaban Firli Saat Ditanya Pilih Pancasila atau Agama

[POPULER NASIONAL] Aturan Lengkap PPKM di 34 Provinsi | Jawaban Firli Saat Ditanya Pilih Pancasila atau Agama

Nasional
Satgas Covid-19 Ingatkan Lagi Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Satgas Covid-19 Ingatkan Lagi Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Nasional
Satgas: Efektivitas Vaksin Covid-19 Masih Tinggi, Termasuk Melindungi dari Varian Delta

Satgas: Efektivitas Vaksin Covid-19 Masih Tinggi, Termasuk Melindungi dari Varian Delta

Nasional
BKN Sebut Informasi Pelaksanaan TWK Pegawai KPK Rahasia Negara

BKN Sebut Informasi Pelaksanaan TWK Pegawai KPK Rahasia Negara

Nasional
Sespri Edhy Prabowo Ungkap Alasan soal Perusahaan yang Tak Dapat Jatah Ekspor Benih Benur

Sespri Edhy Prabowo Ungkap Alasan soal Perusahaan yang Tak Dapat Jatah Ekspor Benih Benur

Nasional
Periksa Yoory Corneles, KPK Dalami Sumber Anggaran Pengadaan Lahan di Munjul

Periksa Yoory Corneles, KPK Dalami Sumber Anggaran Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Prabowo Optimistis Dialog ASEAN-China Selesaikan Masalah Kawasan, Termasuk Laut China Selatan

Prabowo Optimistis Dialog ASEAN-China Selesaikan Masalah Kawasan, Termasuk Laut China Selatan

Nasional
Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari, Bio Farma Pastikan Stok Vaksin Aman

Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari, Bio Farma Pastikan Stok Vaksin Aman

Nasional
Setelah Dilantik Jadi ASN, 1.271 Pegawai KPK Akan Jalani Orientasi

Setelah Dilantik Jadi ASN, 1.271 Pegawai KPK Akan Jalani Orientasi

Nasional
Gereja Direlokasi, Pengurus GKI Yasmin: Apa Gunanya Putusan Pengadilan?

Gereja Direlokasi, Pengurus GKI Yasmin: Apa Gunanya Putusan Pengadilan?

Nasional
Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X