Kompas.com - 11/07/2013, 10:49 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Emir Moeis memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (11/7/2013). Emir akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tarahan, Lampung. KOMPAS.com/ICHA RASTIKAAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Emir Moeis memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (11/7/2013). Emir akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tarahan, Lampung.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Emir Moeis memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (11/7/2013). Emir akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tarahan, Lampung.

Politikus PDI-Perjuangan itu tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 10.25 WIB dengan didampingi tiga stafnya. Emir enggan banyak berkomentar saat diberondong pertanyaan wartawan.

"Masuk dulu, masuk dulu," kata Emir seraya menuju pintu masuk Gedung KPK.

Saat ditanya kesiapannya jika ditahan KPK seusai pemeriksaan hari ini, Emir juga bungkam dan langsung menuju lobi gedung.

Pemeriksaan Emir ini merupakan yang pertama. Sejak ditetapkan sebagai tersangka hampir setahun lalu, Emir belum diperiksa apalagi ditahan.

KPK menetapkan Emir sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR 1999-2004 dan 2004-2009. Emir diduga menerima 300.000 dollar AS dari PT Alstom Indonesia yang merupakan perusahaan pemenang tender PLTU Tarahan. KPK menjerat Emir dengan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 12 Huruf a atau b, Pasal 11, dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk petinggi PT Alstom Indonesia. KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi di luar negeri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    20.000 Masyarakat Adat Diperkirakan Tergusur Proyek Ibu Kota Baru

    20.000 Masyarakat Adat Diperkirakan Tergusur Proyek Ibu Kota Baru

    Nasional
    UPDATE 20 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 58,88 Persen

    UPDATE 20 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 58,88 Persen

    Nasional
    Arteria Dahlan Terancam Dipidana Bila Terbukti Palsukan Pelat Mobil Mirip Polisi

    Arteria Dahlan Terancam Dipidana Bila Terbukti Palsukan Pelat Mobil Mirip Polisi

    Nasional
    KPK Amankan 5 Orang Dalam OTT di Surabaya

    KPK Amankan 5 Orang Dalam OTT di Surabaya

    Nasional
    UPDATE 20 Januari: 12.328 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 20 Januari: 12.328 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 20 Januari: Sebaran 2.116, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

    UPDATE 20 Januari: Sebaran 2.116, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

    Nasional
    UPDATE 20 Januari 2022: Ada 5.346 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 20 Januari 2022: Ada 5.346 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    UPDATE 20 Januari: 326.114 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 5,46 Persen

    UPDATE 20 Januari: 326.114 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 5,46 Persen

    Nasional
    UPDATE 20 Januari: Bertambah 577, Total Kasus Sembuh Covid-19 Capai 4.121.117

    UPDATE 20 Januari: Bertambah 577, Total Kasus Sembuh Covid-19 Capai 4.121.117

    Nasional
    Update 20 Januari: Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah 7, Total Jadi 144.199

    Update 20 Januari: Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah 7, Total Jadi 144.199

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 2.116, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.277.644

    UPDATE: Bertambah 2.116, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.277.644

    Nasional
    Menko PMK Dorong Penguatan Kursus Calon Pengantin

    Menko PMK Dorong Penguatan Kursus Calon Pengantin

    Nasional
    Hakim PN Surabaya Terjaring OTT, KY Tunggu Pemeriksaan KPK

    Hakim PN Surabaya Terjaring OTT, KY Tunggu Pemeriksaan KPK

    Nasional
    Sekolah Akan Tatap Muka 100 Persen, Cek Data Vaksinasi Pelajar di Sini

    Sekolah Akan Tatap Muka 100 Persen, Cek Data Vaksinasi Pelajar di Sini

    Nasional
    Nur Afifah Balqis, Tersangka Korupsi Usia 24 Tahun yang Pegang Uang Suap Rp 1 Miliar Bupati PPU

    Nur Afifah Balqis, Tersangka Korupsi Usia 24 Tahun yang Pegang Uang Suap Rp 1 Miliar Bupati PPU

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.