Kompas.com - 27/06/2013, 17:44 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo berjanji, pihaknya akan menelusuri kasus pembakaran lahan di Riau sampai menyentuh auktor intelektualis. Untuk saat ini, 14 orang yang ditangkap masih pelaku lapangan.

"Tentunya semua akan kita proses secara transparan. Silakan diikuti," kata Kapolri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/6/2013).

Kapolri mengatakan, jika pembakaran akibat kelalaian, tentu harus ada yang bertanggung jawab. Ke-14 orang yang sudah ditahan, kata Kapolri, merupakan karyawan perusahaan di Riau. Namun, ada pula yang individual.

Seperti diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menginstruksikan Polri melakukan proses hukum terhadap para pelaku pembakaran lahan. Asap tersebut itu sampai masuk ke Singapura dan Malaysia.

Menurut World Resources Institute, titik api paling banyak berada di wilayah anak perusahaan Sinar Mas dan Raja Garuda Mas pada rentang 20-23 Juni 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komnas HAM Akan Periksa 4 Pegawai Sekretariat KPI Terkait Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

    Komnas HAM Akan Periksa 4 Pegawai Sekretariat KPI Terkait Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

    Nasional
    Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya

    Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya

    Nasional
    Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Dicarikan 'Safe House' untuk Bertemu Maskur Husain

    Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Dicarikan "Safe House" untuk Bertemu Maskur Husain

    Nasional
    Tekan Kelebihan Penghuni Lapas, Komnas HAM Usul Pemakai Narkoba Dihukum Denda

    Tekan Kelebihan Penghuni Lapas, Komnas HAM Usul Pemakai Narkoba Dihukum Denda

    Nasional
    Mertua SBY, Ibu Ageng, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

    Mertua SBY, Ibu Ageng, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

    Nasional
    Penonton PON XX Papua 2021 Dibatasi 25 Persen dari Kapasitas

    Penonton PON XX Papua 2021 Dibatasi 25 Persen dari Kapasitas

    Nasional
    Batasi Pelaku Perjalanan Internasional, Pintu Masuk Udara Hanya Via Jakarta dan Manado

    Batasi Pelaku Perjalanan Internasional, Pintu Masuk Udara Hanya Via Jakarta dan Manado

    Nasional
    Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

    Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

    Nasional
    Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

    Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

    Nasional
    Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

    Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

    Nasional
    Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

    Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

    Nasional
    Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

    Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

    Nasional
    Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

    Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

    PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

    Nasional
    Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

    Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.