Kompas.com - 10/06/2013, 14:23 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com  Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring ingin menyarankan partainya untuk mendukung rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Saran itu akan disampaikan Tifatul dalam sidang Majelis Syuro PKS selanjutnya.

"Saya akan menjelaskan alasan, argumentasinya mengapa pemerintah mengambil tindakan ini supaya teman-teman paham," kata Tifatul di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (10/6/2013).

PKS akan mengelar sidang Majelis Syuro di Jakarta, Rabu (12/6/2013), untuk menyikapi rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Tifatul mengatakan, sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika dan Sekretaris Tim Sosialisasi Penyesuaian Harga BBM, dirinya harus mendukung rencana kenaikan harga BBM. Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi di media massa.

Meski demikian, tambah Tifatul, keputusan tetap berada di Majelis Syuro. Apakah akan dibahas juga soal posisi PKS di koalisi?

"Mungkin akan menyerempet ke sana karena keputusan Majelis Syuro dan Dewan Pimpinan Tinggi Partai (DPTP) yang lalu kita tetap di koalisi, tapi dengan gejala begini nanti dilihat bagaimana," pungkasnya.

Seperti diberitakan, para elite PKS telah menyampaikan penolakan rencana kenaikan harga BBM. Bahkan, penolakan itu sudah disampaikan lewat spanduk-spanduk yang dipasang di jalan-jalan di Jakarta.

Sikap elite PKS itu kemudian dikritik berbagai pihak, termasuk anggota koalisi. Pasalnya, sebagai anggota Sekretariat Gabungan, PKS seharusnya mendukung kebijakan pemerintah. PKS juga sudah menolak ketika pemerintah hendak menaikkan harga BBM tahun 2012.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Disindir Demokrat, Sekjen PDI-P Tawarkan Beasiswa untuk Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

    Disindir Demokrat, Sekjen PDI-P Tawarkan Beasiswa untuk Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

    Nasional
    Polemik Tes PCR untuk Naik Pesawat, Satgas Covid-19: Supaya Aman

    Polemik Tes PCR untuk Naik Pesawat, Satgas Covid-19: Supaya Aman

    Nasional
    PCR Syarat Penerbangan Jadi Polemik, Kemenkes Singgung Sirkulasi Udara di Pesawat

    PCR Syarat Penerbangan Jadi Polemik, Kemenkes Singgung Sirkulasi Udara di Pesawat

    Nasional
    Wakil Ketua Komisi IV DPR: BUMN Holding Pariwisata Diharapkan Pulihkan Pariwisata

    Wakil Ketua Komisi IV DPR: BUMN Holding Pariwisata Diharapkan Pulihkan Pariwisata

    Nasional
    Elektabilitas Ganjar Imbangi Prabowo, PDI-P: Tolok Ukur Pemimpin Tak Cuma Ditentukan Survei

    Elektabilitas Ganjar Imbangi Prabowo, PDI-P: Tolok Ukur Pemimpin Tak Cuma Ditentukan Survei

    Nasional
    Kontroversi PCR Syarat Naik Pesawat, IDI Ingatkan Kengerian Juli-Agustus 2021: Kematian 2.000 Sehari

    Kontroversi PCR Syarat Naik Pesawat, IDI Ingatkan Kengerian Juli-Agustus 2021: Kematian 2.000 Sehari

    Nasional
    PCR Syarat Naik Pesawat Tuai Kontroversi, IDI: Pelonggaran Mengkhawatirkan, Skrining Harus Diperketat

    PCR Syarat Naik Pesawat Tuai Kontroversi, IDI: Pelonggaran Mengkhawatirkan, Skrining Harus Diperketat

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Aturan Terbaru Penerbangan Domestik | Mantan Menteri Lingkungan Hdup Nabiel Makarim Tutup Usia

    [POPULER NASIONAL] Aturan Terbaru Penerbangan Domestik | Mantan Menteri Lingkungan Hdup Nabiel Makarim Tutup Usia

    Nasional
    Disinggung PDI-P, Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi

    Disinggung PDI-P, Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi

    Nasional
    Kunjungi Sulawesi Tenggara, Menko PMK Minta Distribusi Bansos Tepat Sasaran

    Kunjungi Sulawesi Tenggara, Menko PMK Minta Distribusi Bansos Tepat Sasaran

    Nasional
    Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Gerakan Nasional Lawan Osteoporosis

    Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Gerakan Nasional Lawan Osteoporosis

    Nasional
    Aturan Baru Menpan RB, ASN Sektor Kritikal WFO 100 Persen

    Aturan Baru Menpan RB, ASN Sektor Kritikal WFO 100 Persen

    Nasional
    KPK Minta Universitas Tumbuhkan Sistem yang Transparan dan Akuntabel

    KPK Minta Universitas Tumbuhkan Sistem yang Transparan dan Akuntabel

    Nasional
    Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, Ucapan Terimakasih Pemerintah dan Isu Reshuffle

    Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, Ucapan Terimakasih Pemerintah dan Isu Reshuffle

    Nasional
    4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Peringatan Gelombang Ketiga

    4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Peringatan Gelombang Ketiga

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.