Setgab Dukung Kenaikan BBM, Usulkan 4 Opsi Kompensasi - Kompas.com

Setgab Dukung Kenaikan BBM, Usulkan 4 Opsi Kompensasi

Kompas.com - 05/06/2013, 01:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretariat Gabungan (Setgab) telah menyepakati kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meski keputusan kenaikan haga adalah domain pemerintah, kebijakan itu mendapat dukungan penuh partai koalisi dengan alasan untuk menyelamatkan keuangan negara. Empat opsi kompensasi akan diusulkan dalam pembahasan APBN-P 2013.

Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy menyatakan bahwa kenaikan harga BBM harus dilakukan sebagai upaya terakhir penyehatan APBN. Pasalnya, prognosis terlampauinya defisit fiskal tiga persen telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang 17/2003 tentang Keuangan Negara.

"Kenaikan ini juga merasionalisasi harga BBM nasional yang dinilai terlalu murah," kata Romy, panggilan Romahurmuziy, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/6/2013) malam. Untuk meredam dampak kenaikan harga BBM itu, telah disepakati juga bantalan untuk kompensasinya.

Dalam rapat Setgab yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Boediono di rumah dinasnya, Selasa malam, menurut Romy, muncul empat kompensasi yang disepakati dan akan diajukan pemerintah dalam Rancangan APBN Perubahan 2013, yaitu bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan beras miskin.

Untuk BLSM, sebut Romy, rencananya sebanyak 15,53 juta keluarga miskin akan menerima uang tunai Rp 150.000 per bulan selama lima bulan. Besaran program lain diserahkan pada pembahasan yang berkembang di rapat-rapat komisi, Badan Anggaran, dan pemerintah.

Selain PKS, semua partai dalam koalisi pendukung pemerintah hadir dalam pertemuan Setgab, Selasa (4/6/2013) malam. Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat merinci para petinggi partai koalisi itu adalah Syarief Hasan, Amir Syamsuddin, dan Nurhayati Ali Assegaf dari Partai Demokrat, kemudian Aburizal Bakrie dan Setya Novanto dari Partai Golkar. Berikutnya, ada Hatta Rajasa dari PAN, Muhaimin Iskandar dari PKB, serta Suryadharma Ali dan Hasrul Azwar dari PPP.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorPalupi Annisa Auliani
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Fadli Zon Bantah 'Menggoreng' Isu Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    Fadli Zon Bantah "Menggoreng" Isu Tenaga Kerja Asing di Indonesia

    Nasional
    Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Pengobatan Diabetes Zumi Zola ke KPK

    Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Pengobatan Diabetes Zumi Zola ke KPK

    Nasional
    Ditiup Angin Kencang, Pohon Beringin Tumbang dan Timpa 15 Mobil di Sukabumi

    Ditiup Angin Kencang, Pohon Beringin Tumbang dan Timpa 15 Mobil di Sukabumi

    Regional
    Saudi Sumbang Rp 1,3 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan di Suriah

    Saudi Sumbang Rp 1,3 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan di Suriah

    Internasional
    BNN Periksa Keterlibatan Manajemen Sense Karaoke dalam Peredaran Narkoba

    BNN Periksa Keterlibatan Manajemen Sense Karaoke dalam Peredaran Narkoba

    Megapolitan
    Wapres Berharap 'Kompas' Tetap Jaga Objektivitas dan Independensi

    Wapres Berharap "Kompas" Tetap Jaga Objektivitas dan Independensi

    Nasional
    Airlangga Hartarto: Saya Juga Punya Jadwal Ketemu Cak Imin

    Airlangga Hartarto: Saya Juga Punya Jadwal Ketemu Cak Imin

    Nasional
    Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

    Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

    Megapolitan
    Terindikasi Bawa Radioaktif, Kapal Asing Dikejar hingga ke Tengah Laut dalam Latihan Gabungan

    Terindikasi Bawa Radioaktif, Kapal Asing Dikejar hingga ke Tengah Laut dalam Latihan Gabungan

    Regional
    KPU Sebut DPR Sepakat Mantan Napi Korupsi Dilarang Ikut Pileg 2019

    KPU Sebut DPR Sepakat Mantan Napi Korupsi Dilarang Ikut Pileg 2019

    Nasional
    Indonesia Akan Gelar Fashion Show Busana Muslim Berkelas Dunia

    Indonesia Akan Gelar Fashion Show Busana Muslim Berkelas Dunia

    Nasional
    'May Day', Servis dan Ganti Oli Motor Gratis untuk Buruh Tangerang dan Bekasi

    "May Day", Servis dan Ganti Oli Motor Gratis untuk Buruh Tangerang dan Bekasi

    Megapolitan
    Kemenkumham Dorong Masyarakat Patenkan Potensi Indikasi Geografis di Daerahnya

    Kemenkumham Dorong Masyarakat Patenkan Potensi Indikasi Geografis di Daerahnya

    Nasional
    Polisi Temukan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

    Polisi Temukan 7 Hektar Ladang Ganja di Aceh

    Megapolitan
    Sopir yang Menyekap dan Ingin Perkosa Penumpangnya Gunakan Akun GrabCar Milik Ayah Tiri

    Sopir yang Menyekap dan Ingin Perkosa Penumpangnya Gunakan Akun GrabCar Milik Ayah Tiri

    Megapolitan

    Close Ads X