Kompas.com - 01/06/2013, 07:58 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah diotopsi selama enam jam di RSCM, jenazah Tito Refra Kei, adik dan sekaligus pengacara John Kei, dibawa ke rumah duka St Carolus, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2013). Jenazah Tito dibawa menggunakan mobil jenazah berwarna hitam B 7973 IP milik St Carolus.

Dari pantauan Kompas.com, Sabtu (1/6/2013), jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 07.20 WIB. Mobil yang membawa jenazah Tito dikawal empat mobil. Setelah jenazah tiba, pintu gerbang rumah duka tersebut langsung ditutup kerabat dari Tito Kei. Sejumlah wartawan yang telah menunggu kedatangan jenazah tersebut tidak diizinkan masuk.

Dari informasi yang diperoleh, setelah kebaktian di rumah duka tersebut, jenazah akan dibawa ke kediamannya di Jalan Raya Titian Indah RT 03/RW 11, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat. Rencananya jenazah Tito akan dikebumikan di kampung halamannya di Tual, Maluku Tenggara.

Seperti diberitakan, Tito Refra Kei tewas setelah ditembak di sebuah warung di Titian Indah, Bekasi, Jumat (31/5/2013) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sejauh ini polisi belum mengetahui motif penembakan dari pelaku yang disebut mengenakan helm dan jaket saat beraksi. Tito ditembak ketika tengah bermain kartu bersama beberapa orang lain di warung milik Ratim.

Tito adalah anak terakhir dari enam anak Paulinus. Tito adalah adik John Kennedy Kei Refra yang saat ini mendekam di penjara. John divonis 12 tahun penjara atas kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X