Kompas.com - 13/05/2013, 13:35 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Bahaya terorisme di Indonesia ditanggapi positif oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rencananya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta atau BPBD DKI Jakarta akan menggelar pelatihan antisipasi aksi teror untuk beberapa instansi terkait.

"Yang namanya bencana itu ada banyak, salah satunya terorisme. Kita pun akan ambil bagian dalam pencegahan terorisme," ujar Kepala BPBD Ery Basworo di Balaikota, Senin (13/5/2013).

Ery menjelaskan, sasaran pelatihan pencegahan terorisme tersebut yakni kepala terminal, kepala stasiun, petugas selter transjakarta, dan unsur transportasi publik lainnya. Mengenai pihak yang akan memberikan pelatihan, BPPD bekerja sama dengan tim Detasemen Khusus 88 dan lain-lain.

"Materi yang diajarkan misalnya cara memeriksa barang, melihat secara teliti orang per orang, mengenal bahan-bahan berbahaya, bagaimana menentukan tingkat pengamanan," lanjutnya.

Ery pun memberi contoh tentang pengamanan pencegahan teroris yang dilakukan di luar negeri. Menurut Ery, bahkan titik transportasi umum sekelas stasiun atau tempat pemberhentian bus kecil pun memiliki standar pencegahan aksi terorisme yang terstruktur dan sistematis.

Meski demikian, Ery mengatakan, program itu tak akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya akan menyatukan program tersebut dengan program pelatihan penanggulangan kebakaran yang hingga saat ini masih dilangsungkan. Ery akan mempersiapkan terlebih dahulu semua unsur yang diperlukan demi melakukan program.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X