KPK Tanyai Ayu Azhari soal Rekeningnya

Kompas.com - 03/05/2013, 18:15 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sempat mengajukan pertanyaan soal sirkulasi rekening artis Ayu Azhari dalam pemeriksaan Rabu (1/5/2013). Oleh karena itulah, Ayu menyambangi Gedung KPK, -Jakarta, Jumat (5/2/2013) untuk mengantarkan bukti-bukti rekening korannya.

"Karena kan ada yang ditanyakan sirkulasi ya," kata pengacara Ayu, Fahmi Bachmid di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

KPK memeriksa Ayu sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Ahmad Fathanah pada Rabu lalu. Seusai diperiksa, Ayu membantah adanya aliran dana dari Fathanah ke rekeningnya. Hari ini, Fahmi juga mengatakan, penyidik KPK bertanya seputar aliran dana yang keluar dan masuk rekening Ayu.

"Ya namanya rekening itu, ada keluar, masuk, itu namanya sirkulasi," kata Fahmi.

Selain itu, Fahmi mengatakan, KPK memanggil Ayu karena memiliki bukti percakapan berupa pesan singkat (SMS) dan telepon antara Fathanah dengan kliennya. Penyidik KPK juga memiliki bukti seputar pertemuan Ayu dengan Fathanah.

"Jadi KPK memanggil karena ada bukti SMS, bukti telepon, dan ada pertemuan sehingga perlu ditindaklanjuti, didalami oleh KPK," ungkap Fahmi.

Menurut Fahmi, kliennya memang mengenal Fathanah, pria yang disebut orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq itu. Ayu mengaku berkenalan dengan Fathanah sekitar Desember 2012. Saat itu, Ayu tengah berada di Plaza Indonesia bersama anaknya. "Ketika saya bersama anak-anak saya jalan di kafe Naniki, ada banyak orang. Mungkin orang yang ingat saya ada di sana. Dia (Fathanah) SMS, tapi memang saya mau ke sana dengan anak saya dan bersama asisten saya," ujar Ayu.

Dalam tiga-empat kali pertemuan, Ayu mengaku ditawari pekerjaan oleh Fathanah. Ayu mengaku ditawari pekerjaan untuk menjadi pengisi acara terkait dengan promosi ke daerah-daerah atau pemilihan kepala daerah. Namun Ayu menegaskan, hubungannya dengan Fathanah tidak terkait PKS. Hari ini, Ayu mengantarkan dokumen rekening korannya ke KPK. Ada dua rekening yang dimiliki Ayu.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi Janjikan Program Padat Karya Tunai di Tengah Covid-19, seperti Apa?

    Jokowi Janjikan Program Padat Karya Tunai di Tengah Covid-19, seperti Apa?

    Nasional
    Menlu Imbau Mahasiswa di Australia Pulang ke Tanah Air

    Menlu Imbau Mahasiswa di Australia Pulang ke Tanah Air

    Nasional
    Ketua Baleg Jamin Akan Libatkan Semua Stakeholder Bahas RUU Cipta Kerja

    Ketua Baleg Jamin Akan Libatkan Semua Stakeholder Bahas RUU Cipta Kerja

    Nasional
    Lindungi Tenaga Medis, Dompet Dhuafa Berikan Bilik Sterilisasi dan APD ke RSUD Pasar Rebo

    Lindungi Tenaga Medis, Dompet Dhuafa Berikan Bilik Sterilisasi dan APD ke RSUD Pasar Rebo

    Nasional
    Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Rekening Efek dari Reksadana Senilai Rp 5,8 Triliun

    Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Rekening Efek dari Reksadana Senilai Rp 5,8 Triliun

    Nasional
    Mensos Sebut Pemerintah Akan Beri Insentif agar Warga Tak Mudik dari DKI

    Mensos Sebut Pemerintah Akan Beri Insentif agar Warga Tak Mudik dari DKI

    Nasional
    Dompet Dhuafa Bangun RS Lapangan untuk Pasien Suspect Covid-19

    Dompet Dhuafa Bangun RS Lapangan untuk Pasien Suspect Covid-19

    Nasional
    Negara Disebut Tetap Wajib Penuhi Hak Pekerja Migran di Luar Negari meski di Masa Pandemi

    Negara Disebut Tetap Wajib Penuhi Hak Pekerja Migran di Luar Negari meski di Masa Pandemi

    Nasional
    Mensos: Pemerintah Beri Stimulus Rp 405 Triliun untuk Penanganan Covid-19

    Mensos: Pemerintah Beri Stimulus Rp 405 Triliun untuk Penanganan Covid-19

    Nasional
    Pemerintah Kaji Pembuatan Aplikasi Rapat Virtual Seperti Zoom

    Pemerintah Kaji Pembuatan Aplikasi Rapat Virtual Seperti Zoom

    Nasional
    Korpri Ajak ASN Sumbangkan THR untuk Negara di Masa Pandemi Covid-19

    Korpri Ajak ASN Sumbangkan THR untuk Negara di Masa Pandemi Covid-19

    Nasional
    Pembatasan Selama Mudik Lebaran, Penumpang Bus Dikurangi Setengahnya

    Pembatasan Selama Mudik Lebaran, Penumpang Bus Dikurangi Setengahnya

    Nasional
    Ekonomi Lesu Akibat Covid-19, Dompet Dhuafa Jatim Targetkan Berikan Sembako ke 1.000 Penerima

    Ekonomi Lesu Akibat Covid-19, Dompet Dhuafa Jatim Targetkan Berikan Sembako ke 1.000 Penerima

    Nasional
    Periksa Seorang Jaksa Sebagai Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

    Periksa Seorang Jaksa Sebagai Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

    Nasional
    Menkominfo Pastikan Aplikasi Zoom untuk Rapat Kenegaraan Aman dari Kebocoran Data

    Menkominfo Pastikan Aplikasi Zoom untuk Rapat Kenegaraan Aman dari Kebocoran Data

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X