Kompas.com - 01/05/2013, 17:44 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sekitar 400 orang buruh, wartawan, dan aktivis dari berbagai elemen masyarakat di Bandar Lampung turun ke jalan memperingati Hari Buruh (May Day), Rabu (1/5/2013). Mereka menuntut adanya perbaikan kesejahteraan terhadap para buruh atau karyawan.

Unjuk rasa massa yang tergabung di dalam Gerakan Rakyat Lampung (GRL) ini dipusatkan di Tugu Adipura, Bandar Lampung. Mereka lalu melakukan jalan kaki menuju kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, sehingga sempat memacetkan jalan di kawasan itu. Namun unjuk rasa berlangsung tertib.

Selain mengusung tema perbaikan kesejahteraan buruh dan upah laik, massa juga menyinggung soal tema kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik dan PBB (pajak bumi dan bangunan).

Menurut Denny Kurniawan, Humas GRL, kenaikan TDL, PBB, dan ditambah rencana penyesuaian harga BBM dikhawatirkan akan kian membebani kehidupan para buruh.

"UMK (upah minimum kota) yang sekarang Rp 1,165 juta tidak sebanding dengan seluruh kenaikan harga itu. Pemerintah mesti memperhatikan ini," ujarnya.

Peringatan Hari Buruh di Lampung ini mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian Daerah Lampung. Sebanyak 642 personel polisi disiagakan di Bandar Lampung, untuk mengawal unjuk rasa.

Bahkan menurut Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar (Pol) Sulistyaningsih, sebanyak 1.882 personel polisi sempat disiagakan di seluruh wilayah Lampung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.