Kecelakaan Uje dan Risiko Mengemudi Dini Hari

Kompas.com - 26/04/2013, 10:56 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com Kepergian Ustaz Jeffry Al Buchori pada Jumat (26/4/2013) dini hari akibat kecelakaan sepeda motor mengejutkan masyarakat luas. Ustaz Jeffry mengembuskan napas terakhirnya setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Gedung Hijau 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Uje, panggilan akrab Ustaz Jeffry, mengendarai sepeda motor dari arah timur Pondok Indah menuju Jalan Gedung Hijau Raya arah Pondok Pinang. Pada sekitar pukul 01.00 dini hari, motor yang dikendarai Uje menabrak trotoar sehingga ia kehilangan kendali. Motor besar yang dikemudian Uje kemudian menabrak sebuah pohon.

Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisan, Ustaz Jeffry mengalami luka parah di bagian kepala dan bagian muka. "(Uje) luka bagian muka, dan keluar darah dari telinga," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto dalam keterangannya kepada Kompas.com, Jumat pagi.

Berdasarkan pemberitaan, kondisi pria dengan panggilan akrab Uje ini sedang kurang bugar sebelum terjadinya kecelakaan. Fajar Sidik, adik kandung Ustaz Jeffry Al Buchori, menerangkan bahwa mendiang kakaknya memang sebelumnya sedang dalam kondisi kurang sehat saat mengendarai sepeda motor. Padahal, kondisi ini secara umum dapat menurunkan konsentrasi, kewaspadaan, dan refleks sehingga berbahaya untuk aktivitas mengemudi.

Ahli kesehatan tidur Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT, menjelaskan, penurunan konsentrasi, kewaspadaan, dan refleks saat mengemudi sangat berbahaya dan berisiko besar. Pasalnya, mengemudi merupakan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Terlebih lagi, saat dini hari, manusia yang secara umum menjalani jam tidur normal akan mengalami penurunan konsentrasi akibat mengantuk. Oleh karenanya, berkendara saat dini hari sangat tidak disarankan bagi mereka yang tidak biasa terjaga saat itu.

Andreas menuturkan, kalaupun terpaksa harus berkendara pada dini hari, ada dua syarat yang perlu dipenuhi. Cukupkan tidur sebelumnya minimal 6 jam, dan di jam-jam tersebut seseorang memang terbiasa beraktivitas atau tidak tidur.

"Kalau ngantuk, sangat tidak disarankan untuk berkendara. Apa pun kendaraannya, mengemudi tetap membutuhkan konsentrasi tinggi," paparnya saat dihubungi Kompas.com.

Tidak teratasi

Mengantuk, kata Andreas, tidak dapat teratasi dengan apa pun kecuali dengan tidur. Sama halnya seperti lapar yang hanya terpuaskan dengan makan, dan haus dengan minum; maka mengantuk hanya dapat diatasi dengan tidur yang berkualitas.

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

    Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

    Nasional
    Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

    Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

    Nasional
    Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

    Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

    Nasional
    Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

    Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

    Nasional
    Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

    Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

    Nasional
    Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

    Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

    Nasional
    Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

    Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

    Nasional
    Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

    Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

    Nasional
    Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

    Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

    Nasional
    Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

    Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

    Nasional
    Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

    Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

    Nasional
    Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

    Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

    Nasional
    Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

    Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

    Nasional
    Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

    Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

    Nasional
    Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

    Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X