Andai Lolos PT, PBB Calonkan Yusril Jadi Capres

Kompas.com - 22/04/2013, 18:47 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHindra
 

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Bulan dan Bintang akan mencalonkan Ketua Majelis Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2014. Pencalonan Yusril akan dilakukan jika PBB mampu menembus ambang batas parliamentary treshold (PT) 3,5 persen.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PBB, MS Kaban, saat menggelar jumpa pers di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin (22/4/2013). Sementara untuk target perolehan suara, MS Kaban mengatakan, partainya hanya akan menargetkan delapan persen suara.

“Target suara kita di atas PT lah. Ya, delapan persen. Jika lolos, maka kami siap menjadikan Pak Yusril sebagai Ketua Majelis Syuro untuk menjadi kandidat presiden jika itu terpenuhi," kata MS Kaban.

PBB, kata MS Kaban, tidak memasang target tinggi untuk pemilu mendatang. Hal itu mengingat banyaknya wajah baru yang menjadi bakal caleg PBB.

“Kita wajar lah, kan, dengan wajah-wajah baru yang kita miliki ini," ujarnya.

Secara terpisah, Yusril mengatakan, PBB menyerahkan sebanyak 552 berkas bakal caleg ke KPU. Dari jumlah itu, jumlah laki-laki sebanyak 62,1 persen dan perempuan sebanyak 37,9 persen. Adapun untuk calon petahana (incumbent) yang kembali maju hanya sebanyak 35 orang dari 38 orang yang duduk di kursi Parlemen.

 

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menko PMK: Produsen Rapid Test Kit Dalam Negeri Jangan Terbuai Proteksi Pemerintah

    Menko PMK: Produsen Rapid Test Kit Dalam Negeri Jangan Terbuai Proteksi Pemerintah

    Nasional
    Cerita Susi Pudjiastuti Ikut Kejar Paket C: Tidak Perlu Malu...

    Cerita Susi Pudjiastuti Ikut Kejar Paket C: Tidak Perlu Malu...

    Nasional
    Secapa AD Dijaga Ketat, Pemerintah Ingin Tak Ada Penularan Covid-19 Keluar Kompleks

    Secapa AD Dijaga Ketat, Pemerintah Ingin Tak Ada Penularan Covid-19 Keluar Kompleks

    Nasional
    Wapres: Penyiapan SDM Salah Satu Prioritas Pembangunan Pemerintah

    Wapres: Penyiapan SDM Salah Satu Prioritas Pembangunan Pemerintah

    Nasional
    Menurut Susi Pudjiastuti, Bansos Covid-19 Semestinya Berbentuk Uang

    Menurut Susi Pudjiastuti, Bansos Covid-19 Semestinya Berbentuk Uang

    Nasional
    Menag Jelaskan Alasan Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Adha

    Menag Jelaskan Alasan Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Adha

    Nasional
    Teken Kerja Sama dengan Perumnas, Jamdatun Ingatkan soal Tata Kelola Keuangan

    Teken Kerja Sama dengan Perumnas, Jamdatun Ingatkan soal Tata Kelola Keuangan

    Nasional
    Kakesdam Siliwangi Sebut Mayoritas Positif Covid-19 di Secapa AD Tanpa Gejala

    Kakesdam Siliwangi Sebut Mayoritas Positif Covid-19 di Secapa AD Tanpa Gejala

    Nasional
    Penularan Covid-19 Bisa Lewat Udara, Ini Penjelasan Pemerintah dan Pencegahannya

    Penularan Covid-19 Bisa Lewat Udara, Ini Penjelasan Pemerintah dan Pencegahannya

    Nasional
    Kasus Baru Covid-19 Melonjak, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Panik

    Kasus Baru Covid-19 Melonjak, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Panik

    Nasional
    Wapres Minta Generasi Muda Punya Semangat Kompetisi

    Wapres Minta Generasi Muda Punya Semangat Kompetisi

    Nasional
    Kakesdam Siliwangi Benarkan 1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19

    Kakesdam Siliwangi Benarkan 1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19

    Nasional
    Menko PMK: Perlu Revolusi Mental agar Bangga dengan Produk Dalam Negeri

    Menko PMK: Perlu Revolusi Mental agar Bangga dengan Produk Dalam Negeri

    Nasional
    2.657 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, Terbanyak di Jabar dengan 962

    2.657 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, Terbanyak di Jabar dengan 962

    Nasional
    Pakar: Sengketa Pilpres 2019 Selesai di MK, Putusan MA Tak Berpengaruh

    Pakar: Sengketa Pilpres 2019 Selesai di MK, Putusan MA Tak Berpengaruh

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X