Kompas.com - 22/01/2013, 18:22 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Utomo dimakamkan Selasa (22/1/2013) secara militer di TMP Kalibata. KSAU kesembilan yang menjabat dari 11 April 1986 sampai 12 Maret 1990 ini  meninggal dunia di usia 78 tahun pada pukul 14.00 WIB di kediamannya Jl. Diponegoro No. 68 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013).  

Mantan Dubes RI untuk Spanyol  setelah menjabat KSAU ini tutup usia karena sakit, dan jenazahnya disemayamkan di Skadron Udara 17 VIP Lanud Halim Perdanakusuma. Upacara pemakaman dipimpin oleh Inspektur Upacara KSAU Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia.  

Almarhum yang lahir di Malang 15 April 1935 ini, meninggalkan satu anak yaitu Yul Prima Thamarina dan tiga cucu. Sebelumnya, saat menjabat Dubes RI di Spanyol, Istrinya Titik Utarin dan anak nomor dua Oki Bismathama mengalami kecelakaan yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia.  

Pendidikan militer yang pernah ditempuh meliputi Sekolah Penerbang (1958), Transition Training/India (1959), Sekolah Ilmu Siasat (1959),  Sekkau (1966), ACSC / USAF (1967), dan Seskoau (1968).

Utomo memulai karirnya sebagai Perwira penerbang Skadron 11 Lanud Husein Sastranegara, serta Dan Skadron B Wingdik 1 Lanud Adi Sutjipto, Kastaf AAU, Karodik Aspers MBAU, Atase Udara RI di KBRI Tokyo, Waaspam Kasau, Pangkodau IV Surabaya, Wapang Kowilhan I Sumatra, Deputy KSAU, Kasum ABRI, KSAU dan Dubes RI di Spanyol.  

Sedangkan tanda kehormatan yang dimilikinya di antaranya Bintang Sakti, Bintang Swa Bhuwana Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama, Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Pratama,  Satyalancana Kesetiaan VIII, XVI dan XXIV Tahun,  Satyalancana Sapta Marga, GOM IV (Sulsel) dan V (Jabar), Satyalancana Satya Dharma, Satyalancana Penegak, First Class Knight Grand Cross (Thailand), The Legion of Merit (USA), Comandeur de Legion de Honneur (Prancis), Eretekan Voor Verdiensie (Belanda) Bintang Maha Putra Adi Pradana, Anggota Veteran PKRI Gol "A" (Trikora) dan Anggota Veteran PKRI Gol "A" (Dwikora).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanah Milik Eks Jaksa Agung Baharuddin Lopa Diduga Diserobot Mafia Tanah, Menteri ATR: Kita Sedang Teliti

Tanah Milik Eks Jaksa Agung Baharuddin Lopa Diduga Diserobot Mafia Tanah, Menteri ATR: Kita Sedang Teliti

Nasional
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Demokrat: Pemerintah Jangan Main-main Soal Doping

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Demokrat: Pemerintah Jangan Main-main Soal Doping

Nasional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun, Pemerintah Upayakan 5 Hal Ini

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun, Pemerintah Upayakan 5 Hal Ini

Nasional
Kepala LAN Tekankan Pentingnya Pemerintahan yang Kolaboratif

Kepala LAN Tekankan Pentingnya Pemerintahan yang Kolaboratif

Nasional
Luhut dan Menkes Budi ke Amerika Serikat, Jajaki Obat Molnupiravir

Luhut dan Menkes Budi ke Amerika Serikat, Jajaki Obat Molnupiravir

Nasional
Rita Widyasari Mengaku Diminta Tak Sebut Azis Syamsuddin Saat Diperiksa KPK

Rita Widyasari Mengaku Diminta Tak Sebut Azis Syamsuddin Saat Diperiksa KPK

Nasional
Peserta KLB Sebut 32 Ketua DPC Demokrat Dapat Uang Total Rp 100 Juta dan Telepon Genggam

Peserta KLB Sebut 32 Ketua DPC Demokrat Dapat Uang Total Rp 100 Juta dan Telepon Genggam

Nasional
2 Polisi di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Didakwa Pembunuhan, Penganiayaan di Dakwaan Subsidair

2 Polisi di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Didakwa Pembunuhan, Penganiayaan di Dakwaan Subsidair

Nasional
Kepada Mafia Tanah, Sofyan Djalil: Jangan Coba-coba Lagi, Kita Akan Monitor

Kepada Mafia Tanah, Sofyan Djalil: Jangan Coba-coba Lagi, Kita Akan Monitor

Nasional
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Nasdem: Gara-gara Kelalaian, Bangsa Jadi Korban

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Nasdem: Gara-gara Kelalaian, Bangsa Jadi Korban

Nasional
PPKM Diperpanjang hingga 1 November, Pemerintah Ubah Syarat Cakupan Vaksinasi

PPKM Diperpanjang hingga 1 November, Pemerintah Ubah Syarat Cakupan Vaksinasi

Nasional
Luhut Sebut RI Masuk Endemi jika Berhasil Kendalikan Covid-19 Saat Natal-Tahun Baru

Luhut Sebut RI Masuk Endemi jika Berhasil Kendalikan Covid-19 Saat Natal-Tahun Baru

Nasional
Negara yang Tak Izinkan WNI Masuk Akan Dicoret dari Daftar yang Boleh Masuk Indonesia

Negara yang Tak Izinkan WNI Masuk Akan Dicoret dari Daftar yang Boleh Masuk Indonesia

Nasional
Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jawa-Bali Capai 70 Persen

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jawa-Bali Capai 70 Persen

Nasional
Menkes:6 kali, Vaksinasi Covid-19 Tembus 2 Juta Suntikan Sehari

Menkes:6 kali, Vaksinasi Covid-19 Tembus 2 Juta Suntikan Sehari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.