Kompas.com - 18/01/2013, 19:47 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Tri Santoso, petugas cleaning service yang bekerja di Plaza UOB, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, akhirnya lolos dari maut setelah berhasil menyelamatkan diri pada Jumat (18/1/2013) pagi.

Tri terjebak selama hampir 24 jam di basement 1 gedung perkantoran itu yang hampir tertutup oleh genangan air akibat hujan deras yang melanda Jakarta sehari sebelumnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, Tri lolos berkat sebuah ban dalam yang digunakannya untuk mengapung selama berada di basement.

"Satu korban atas nama Tri berhasil melewati pintu selatan dekat eskalator dan berhasil keluar, berenang dengan ban dalam motor yang ia temukan di basement," ucap Rikwanto, Jumat (18/1/2013), di Mapolda Metro Jaya.

Ketika itu, air sudah hampir mencapai langit-langit basement. Semua mobil yang terparkir sudah terendam luapan air. Ruang udara yang sempit hanya sekitar satu jengkal pun harus ditempuh Tri di dalam basement yang penuh air.

Akhirnya pada pukul 08.30 WIB Tri berhasil keluar dari basement. Saat keluar, Tri sempat mengatakan bahwa ada seorang temannya bernama Tito yang juga petugas cleaning service yang terjebak di dalam. Tito terjebak di dalam lantai basement yang sama dengan Tri.

Tidak lama kemudian, Tri tidak sadarkan diri. Pria itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sementara seorang lagi yang masih di dalam masih terus kami upayakan evakuasi. Tim menguras air dulu sehingga bisa dilihat bagaimana struktur bangunannya," ucap Rikwanto.

Di dalam jumpa pers yang dilakukan pihak pengelola UOB Plaza pada Jumat siang, korban diperkirakan ada empat orang. Salah seorang di antaranya, yakni Tri, berhasil menyelamatkan diri sehingga tersisa tiga orang lainnya yang terjebak di dalam basement gedung perkantoran itu.

Jumlah korban yang disampaikan pengelola UOB Plaza ini berbeda dengan yang diutarakan pihak kepolisian. Rikwanto menegaskan bahwa hanya tinggal satu korban yang terjebak di dalam.

Ia menjelaskan, pada awalnya memang ada empat orang yang terjebak di basement UOB, tetapi dua orang sudah terlebih dulu keluar tak lama setelah air masuk ke dalam basement gedung. Namun, dua orang lainnya terjebak di dalam hingga air nyaris menutup langit-langit.

"Satu orang sudah selamat atas nama Tri Santoso, sementara satu orang lainnya masih di dalam atas nama Tito," kata Rikwanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.