Kompas.com - 10/11/2012, 06:18 WIB
EditorHindra

KOMPAS.com, JAKARTA — Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Saifudin menghormati keinginan sebagian ulama yang mengusulkan pedangdut Rhoma Irama sebagai calon presiden (capres) 2014 mendatang.

"Kita menghormati seseorang diusulkan sebagai capres atau cawapres dan itu hak setiap orang atau kelompok masyarakat," kata Lukman, Jumat (9/11/2012).

Menurut Lukman, pihaknya akan melihat respons publik terkait pencalonan ini, apakah mendukung atau menentangnya.

Diberitakan sebelumnya sejumlah ulama yang tergabung mewakili organisasi Wadah Silaturrahmi Asatidz (Wasiat) Ulama mendeklarasikan dukungan kepada Rhoma Irama untuk mencalonkan diri sebagai capres 2014 di Jakarta kemarin. Para ulama ini juga mengaku akan melobi sejumlah partai politik Islam untuk mengusung Rhoma.

Ditanya mengapa mendukung Rhoma sebagai calon kepala negara, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Wasiat Ulama KH Fachrurrozy Ishaq mengatakan, bintang dangdut tersebut salah satu figur Islam yang banyak memiliki penggemar fanatik bahkan militan.

"Ia dikenal sebagai seniman yang menegakkan kebaikan dan memerangi keburukan (amal makruf nahi munkar)," kata Fachrurrozy.

Rhoma juga dinilai berhasil memimpin Soneta Grup selama lebih dari 40 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berita selengkapnya dapat dibaca di topik pilihan "GELIAT POLITIK JELANG 2014"

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sekjen PDI-P dan Ketum PKP Bertemu, Bahas Penanganan Covid-19 hingga Wacana Amendemen UUD 1945

    Sekjen PDI-P dan Ketum PKP Bertemu, Bahas Penanganan Covid-19 hingga Wacana Amendemen UUD 1945

    Nasional
    Kenangan Roy Suryo saat Kerja Bareng Sudi Silalahi di Pemerintahan SBY-Boediono..

    Kenangan Roy Suryo saat Kerja Bareng Sudi Silalahi di Pemerintahan SBY-Boediono..

    Nasional
    Menkes: Harga Tes PCR Rp 300.000 Termasuk Murah, Tak Ada Rencana Subsidi

    Menkes: Harga Tes PCR Rp 300.000 Termasuk Murah, Tak Ada Rencana Subsidi

    Nasional
    Menkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun Dimulai Tahun Depan

    Menkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun Dimulai Tahun Depan

    Nasional
    Pimpinan DPR: Kalau BSSN Saja Bisa Diretas, Bagaimana Lembaga Lain?

    Pimpinan DPR: Kalau BSSN Saja Bisa Diretas, Bagaimana Lembaga Lain?

    Nasional
    Saksi Polisi: Ada Samurai dan Senpi Dikeluarkan dari Mobil Laskar FPI di Rest Area KM 50

    Saksi Polisi: Ada Samurai dan Senpi Dikeluarkan dari Mobil Laskar FPI di Rest Area KM 50

    Nasional
    Pandemi Covid-19, Wapres: Tren Pariwisata Alami Perubahan

    Pandemi Covid-19, Wapres: Tren Pariwisata Alami Perubahan

    Nasional
    Wakil Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Segera Turun Seperti Keinginan Jokowi

    Wakil Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Segera Turun Seperti Keinginan Jokowi

    Nasional
    Kasus Perjudian dan Pornografi Online Terungkap, Omzet Tersangka Rp 4,5 Miliar

    Kasus Perjudian dan Pornografi Online Terungkap, Omzet Tersangka Rp 4,5 Miliar

    Nasional
    KPK Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Toilet Sekolah Rp 98 Miliar di Bekasi

    KPK Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Toilet Sekolah Rp 98 Miliar di Bekasi

    Nasional
    Sidang Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Saksi: Satu Orang Tiarap Sambil Berteriak

    Sidang Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Saksi: Satu Orang Tiarap Sambil Berteriak

    Nasional
    Jokowi: Ini Bukan Tahun yang Mudah untuk ASEAN

    Jokowi: Ini Bukan Tahun yang Mudah untuk ASEAN

    Nasional
    Putra Ketiga Kenang Cara Didik Sudi Silalahi: Bapak Orang yang Taat Pada Aturan

    Putra Ketiga Kenang Cara Didik Sudi Silalahi: Bapak Orang yang Taat Pada Aturan

    Nasional
    PAN Nilai Jokowi Perlu Cari Jubir untuk Gantikan Fadjroel

    PAN Nilai Jokowi Perlu Cari Jubir untuk Gantikan Fadjroel

    Nasional
    Jokowi Ajak Negara ASEAN Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin Covid-19

    Jokowi Ajak Negara ASEAN Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.