Kompas.com - 05/11/2012, 10:33 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memenuhi panggilan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (5/11/2012), untuk memberikan keterangan terkait informasi adanya pemerasan kepada BUMN yang dilakukan anggota Dewan. Saat tiba di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Dahlan belum mau berkomentar mengenai apa yang akan disampaikan kepada BK.

"Nanti saya akan ngomong banyak setelah menghadap DPR. Sebaiknya saya jangan ngomong banyak dulu," kata Dahlan.

Ketika didesak siapa nama-nama anggota Dewan yang disebut memeras, Dahlan menjawab, "Setelah ketemu beliau-beliau (BK) nanti saya kasih."

Seperti diberitakan, selain Dahlan, BK juga akan memanggil Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN Faisal Halimi dan Direktur RNI Ismed Hasan Putro untuk dimintai keterangan dalam permasalahan yang sama.

Perseteruan antara anggota Dewan dan Dahlan Iskan bermula dari adanya surat edaran Dahlan yang meneruskan surat Sekretaris Kabinet terkait imbauan tidak melakukan praktik kongkalikong dengan DPR, DPRD, dan rekanan dalam menjaga APBN untuk rakyat. Namun, setelah surat edaran dikeluarkan, Dahlan mengeluhkan ke Dipo melalui pesan singkat soal masih saja ada anggota DPR yang meminta jatah.

Modus yang dilakukan pun beragam, mulai dari meminta jatah uang, meminta proyek, meminta fasilitas, hingga menitipkan sanak saudaranya masuk menjadi pegawai BUMN.

Baca juga:
Si Tukang Peras Anggaran...
Dahlan Bisa Ditekan karena Tak Punya Parpol
Kredibilitas dan Reputasi Dahlan Dipertaruhkan
Dahlan, Jadi Pahlawan atau Pecundang?

Berita terkait dapat dikuti dalam topik:
Dahlan Iskan Vs DPR

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika KPK Akhirnya Umumkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai Tersangka...

Ketika KPK Akhirnya Umumkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai Tersangka...

Nasional
Peringatan Keras PDI-P kepada Relawan Jokowi Terkait Gerakan Nusantara Bersatu

Peringatan Keras PDI-P kepada Relawan Jokowi Terkait Gerakan Nusantara Bersatu

Nasional
Pengamat Soroti Pengamanan Pertandingan Dikuasai Polisi Lewat Perpol

Pengamat Soroti Pengamanan Pertandingan Dikuasai Polisi Lewat Perpol

Nasional
BNPB: 3.175 Tenaga Kesehatan Tersebar di 194 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

BNPB: 3.175 Tenaga Kesehatan Tersebar di 194 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

Nasional
Hari Ini, Hakim Bacakan Putusan Sela untuk 2 Petinggi ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain

Hari Ini, Hakim Bacakan Putusan Sela untuk 2 Petinggi ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain

Nasional
GBK Boleh Dipakai Relawan Jokowi tapi Konser Tidak, Benarkah karena Renovasi?

GBK Boleh Dipakai Relawan Jokowi tapi Konser Tidak, Benarkah karena Renovasi?

Nasional
Perpol Pengamanan Pertandingan Dikritik Minim Peran Masyarakat

Perpol Pengamanan Pertandingan Dikritik Minim Peran Masyarakat

Nasional
PR Calon Panglima TNI Yudo Margono, dari Konflik Papua hingga Laut China Selatan

PR Calon Panglima TNI Yudo Margono, dari Konflik Papua hingga Laut China Selatan

Nasional
Perpol Pertandingan Olahraga Dianggap Berpeluang Jadi Celah Pungli

Perpol Pertandingan Olahraga Dianggap Berpeluang Jadi Celah Pungli

Nasional
Perubahan Penanganan Konflik Papua Dinilai Jadi Batu Ujian Yudo Margono

Perubahan Penanganan Konflik Papua Dinilai Jadi Batu Ujian Yudo Margono

Nasional
Jokowi: Jangan Sampai Kesepakatan Investasi G20 Tak Bisa Terealisasi

Jokowi: Jangan Sampai Kesepakatan Investasi G20 Tak Bisa Terealisasi

Nasional
Relawan Jokowi Bantah Bohongi Peserta Acara di GBK dengan Undangan Pengajian

Relawan Jokowi Bantah Bohongi Peserta Acara di GBK dengan Undangan Pengajian

Nasional
Gaduhnya Panggung Politik karena Jokowi: Ganjar-Emil Pamer Foto Penampilan Baru, PDI-P Lempar Kecurigaan

Gaduhnya Panggung Politik karena Jokowi: Ganjar-Emil Pamer Foto Penampilan Baru, PDI-P Lempar Kecurigaan

Nasional
Kode Keras Jokowi dari Senayan

Kode Keras Jokowi dari Senayan

Nasional
Perpol Pengamanan Pertandingan Dinilai Hanya Menguntungkan Polisi

Perpol Pengamanan Pertandingan Dinilai Hanya Menguntungkan Polisi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.