Kompas.com - 07/06/2012, 20:43 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri aliran dana terkait proyek Hambalang yang mengalir ke politikus. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, aliran dana ke politikus termasuk hal yang ditelusuri KPK dalam penyelidikan proyek bermasalah itu.

"Salah satunya itu," kata Abraham di Jakarta, Kamis (7/6/2012), saat ditanya apakah KPK meneliti aliran dana ke politikus.

Selebihnya, Abraham enggan menjelaskan pernyataannya itu. Dia mengatakan bahwa penyelidikan Hambalang tidaklah mudah. Dibutuhkan waktu dan strategi khusus dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka kasus itu.

"Dan ada prinsip, harus hati-hati supaya akurat karena KPK enggak kenal SP3 (surat perintah penghentian penyidikan)," ujarnya.

Saat ditanya target KPK meningkatkan status Hambalang ke penyidikan, Abraham mengatakan tidak bisa berandai-andai. "Jadi saya berharap teman-teman media bersabar, besok kami baru ekspose," ucapnya.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas secara terpisah mengatakan bahwa KPK tengah mendalami laporan hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait Hambalang. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan, KPK sedang berkonsentrasi melihat orang-orang yang diduga menerima dana Hambalang.

"Ada beberapa orang yang ikut kongres, kan, kemarin sudah mulai diperiksa," kata Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumat (25/5/2012), KPK memeriksa mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Minahasa Tenggara Partai Demokrat, Diana Maringka, terkait penyelidikan Hambalang. Diana mengaku ditanya penyidik KPK seputar aliran dana ke Kongres Partai Demokrat yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, tahun lalu.

Diana yang pernah bersaksi dalam persidangan kasus suap wisma atlet SEA Games 2011 itu kembali mengaku mendapat uang 7.000 dollar AS, Rp 100 juta, dan Rp 30 juta dalam beberapa tahap saat Kongres Partai Demokrat berlangsung. Uang itu, kata Diana, terkait pemenangan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum partai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pembatasan Perjalanan Internasional Dikecualikan untuk yang Hadiri Pertemuan G20

    Pembatasan Perjalanan Internasional Dikecualikan untuk yang Hadiri Pertemuan G20

    Nasional
    Puan Singgung Pemerataan Vaksin dan Transparansi DPR di IPU Spanyol

    Puan Singgung Pemerataan Vaksin dan Transparansi DPR di IPU Spanyol

    Nasional
    Cegah Varian Corona Bostwana, Ini 2 Langkah Pemerintah Batasi Pelaku Perjalanan Asing

    Cegah Varian Corona Bostwana, Ini 2 Langkah Pemerintah Batasi Pelaku Perjalanan Asing

    Nasional
    KSAD Minta Prajuritnya Rangkul KKB, Anggota DPR: Ini Pendekatan Humanis

    KSAD Minta Prajuritnya Rangkul KKB, Anggota DPR: Ini Pendekatan Humanis

    Nasional
    Peringati HMPI, BRGM Gencarkan Penanaman Mangrove

    Peringati HMPI, BRGM Gencarkan Penanaman Mangrove

    Nasional
    Cegah Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tangguhkan Pemberian Visa untuk WN Afrika Selatan hingga Nigeria

    Cegah Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tangguhkan Pemberian Visa untuk WN Afrika Selatan hingga Nigeria

    Nasional
    Bambang Soesatyo Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Terkait Formula E

    Bambang Soesatyo Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Terkait Formula E

    Nasional
    Anggota DPR: Postur Pertahanan TNI di Papua Masih Kurang 3.000 Prajurit

    Anggota DPR: Postur Pertahanan TNI di Papua Masih Kurang 3.000 Prajurit

    Nasional
    Imigrasi Tolak Masuk WNA yang Kunjungi Afrika Bagian Selatan dalam 14 Hari Terakhir

    Imigrasi Tolak Masuk WNA yang Kunjungi Afrika Bagian Selatan dalam 14 Hari Terakhir

    Nasional
    Bambang Soesatyo: Kalau Formula E Sukses yang Namanya Bagus Siapa?

    Bambang Soesatyo: Kalau Formula E Sukses yang Namanya Bagus Siapa?

    Nasional
    Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

    Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

    Nasional
    Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

    Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

    Nasional
    Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

    Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

    Nasional
    BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

    BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Nasional
    Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.