Demo Besar Besok, SPBU Tetap Beroperasi

Kompas.com - 26/03/2012, 14:16 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesan berantai melalui pesan singkat maupun broadcast message di ponsel Blackberry kembali terjadi terkait aksi unjuk rasa besar-besaran menentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) besok, Selasa (27/3/2012). Pesan itu mengimbau warga Jakarta untuk bersiap-siap mengisi bahan bakar kendaraannya karena Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) akan tutup esok hari.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menyatakan, informasi itu keliru. Dia mengatakan, SPBU tetap akan beroperasi, namun petugas kepolisian akan mengetatkan pengamanan di semua titik SPBU di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang.

"Operasional SPBU tetap berlansung seperti biasa, tidak ada penutupan," ujar Rikwanto, Senin (26/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Ia mngatakan, ada sekitar 540 SPBU yang mendapat pengamanan kepolisian. Lokasi yang paling banyak terdapat SPBU yakni di Jakarta Selatan dengan 102 lokasi SPBU. Di wilayah-wilayah lain yakni Jakarta Pusat 26 lokasi, Jakarta Utara 37 lokasi, Jakarta Barat 60 lokasi, Jakarta Timur 64 lokasi, Tangerang Kota 51 lokasi, dan Tangerang Kabupaten 46 lokasi. Selain itu di Bekasi Kota 58 lokasi, Bekasi Kabupaten 55 lokasi, Depok 40 lokasi, dan Bandara Soekarno-Hatta 1 lokasi.

"Di tiap SPBU akan ada aparat kepolisian dan TNI yang jumlahnya 10-15 personel. Tujuannya untuk menjaga supaya masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa dan tidak ada kekosongan bahan bakar," kata Rikwanto.

Untuk Depo Pertamina di kawasan Plumpang, Jakarta Barat dan Koja, Jakarta Utara juga akan dijaga ketat personel kepolisian dan TNI. "Di depo ditempatkan lebih banyak yakni 1 SSK (Satuan Setara Kompi) atau sekitar 100 orang, termasuk ada TNI," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi menolak kenaikan harga BBM diperkirakan akan mencapai puncaknya besok, Selasa (27/3/2012). Berdasarkan data Polda Metro Jaya, sebanyak 8.000 demonstran akan berbondong-bondong datang ke Jakarta dan berunjuk rasa di sejumlah titik seperti di depan gedung DPR/MPR, Istana Negara, dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Polisi mengerahkan 22.458 personel yang terlibat dalam pengamanan. Dari jumlah itu, sebanyak 8.254 personel adalah personel TNI.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

    Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

    Nasional
    KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

    KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

    Nasional
    Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

    Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

    Nasional
    Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

    Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

    Nasional
    Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

    Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

    Nasional
    Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

    Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

    Nasional
    Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

    Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

    Nasional
    Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

    Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

    Nasional
    Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

    Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

    Nasional
    Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

    Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

    Nasional
    Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

    Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

    Nasional
    Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

    Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

    Nasional
    Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

    Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

    Nasional
    Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

    Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

    Nasional
    Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

    Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X