Siapa Pun Pasangan Jokowi, PDI-P Yakin Menang

Kompas.com - 19/03/2012, 13:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PDI-P meyakini, siapa pun yang akan mendampingi Jokowi, pihaknya akan memenangkan pemilihan gubernur (pilgub). Keyakinan ini didasarkan pada dukungan mesin politik yang solid. "Di Jakarta ini hanya dua mesin politik yang unggul, PKS dan PDI-P. Itu yang bikin kami sangat yakin karena semua unsur sampai tingkat terbawah sudah siap usung Jokowi," kata Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta, kepada wartawan, Senin (19/3/2012) di Tebet, Jakarta Selatan.

Prasetyo mengatakan bahwa PDI-P dan PKS-lah yang memiliki basis dukungan riil sampai ke tingkat RT/RW. Basis partai ini sudah terbentuk cukup lama. Dengan adanya kebulatan tekad pengurus ranting, anak cabang, cabang, hingga tingkat DPD, Minggu kemarin, ia meyakini bahwa mesin politik PDI-P akan bekerja efektif.

Hal itu sudah ditunjukkan dengan urunan awal saat Rapat Koordinasi Daerah Khusus (Rakordasus) kemarin dengan terkumpulnya urunan sukarela anggota hingga lebih dari Rp 2 miliar. "Terlebih lagi, dengan dukungan Gerindra dan 24 mitra koalisi dari parpol non-seat (kursi)," lanjut Prasetyo.

Ia menandaskan bahwa pencalonan Jokowi sangat terukur. Jokowi bukan hanya dikenal atau populer, melainkan juga memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi. Selain memiliki kinerja yang telah terbukti sebagai Wali Kota Solo, Jokowi juga merupakan pribadi dengan penampilan keseharian yang sederhana dan mudah didekati berbagai kalangan masyarakat.


"Yang populer banyak. Foke populer, Tukul juga populer, tapi apakah akan dipilih sebagai gubernur? Belum tentu," ujar Prasetyo.

Hingga saat ini belum ada kesepakatan antara PDI-P dan Gerindra mengenai nama orang yang akan mendampingi Jokowi. Dua nama terakhir yang semakin menguat adalah Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang diusung Gerindra, dan Dedy Mizwar yang disuarakan PDI-P.

Namun, jika kesepakatan tetap tidak diperoleh, maka tidak tertutup kemungkinan akan ada nama baru sebagai jalan tengah yang disepakati kedua mitra koalisi. Pasalnya, hari ini menjadi hari terakhir pendaftaran nama pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorI Made Asdhiana
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Close Ads X