Hari Ini Tim Dokter Umumkan Penyakit Nunun - Kompas.com

Hari Ini Tim Dokter Umumkan Penyakit Nunun

Kompas.com - 19/12/2011, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim dokter Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, hari ini berencana  mengumumkan hasil pemeriksaan mengenai kondisi terakhir tersangka kasus suap cek pelawat Nunun Nurbaeti. Ketua tim dokter Komisaris Besar Ibnu Hadjar mengatakan, hasil pemeriksaan kondisi kesehatan Nunun saat ini sudah berada di tangan tim dokter.

"Insya Allah betul. Mungkin agak siang (diumumkannya) di RS Polri. Kami masih menunggu perintah dari Kepala Rumah Sakit (Polri)," ujar Ibnu, saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Senin (19/12/2011).

Meski demikian, Ibnu enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai apa saja yang akan diumumkan nanti. "Nanti saja, tunggu keterangan resmi dari tim," kata Ibnu.

Hingga hari keenam dirawatinapkan di Ruangan Cendrawasih IV, RS Polri, pada Minggu (18/12/2011), kondisi kesehatan Nunun dikabarkan belum juga membaik. Kuasa hukum Nunun, Ina Rachman, mengatakan, tekanan darah istri mantan Wakil Kepala Kepolisian  Adang Daradjatun tersebut masih belum stabil.

Ina menuturkan, dirinya belum mengetahui secara persis penyebab ketidakstabilan tensi Nunun. Ia menduga tekanan tidak stabil itu  disebabkan kondisi kejiwaan Nunun yang belum stabil.

"Mungkin karena suasana hati dan otak yang dipaksa untuk mengingat kejadian yang sudah lama," kata Ina.

Terkait memburuknya kondisi kesehatan Nunun itu, Komisi Pemberantasan Korupsi membantarkan penahanannya. Artinya, jika perawatan dirasa perlu dilakukan, selama perawatan tidak dihitung masa penahanan. Pembantaran Nunun dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan tim dokter.

Nunun diduga memberikan sejumlah cek perjalanan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat  periode 1999-2004 untuk meloloskan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Hingga kini, sejumlah anggota DPR 1999-2004 yang terlibat dalam kasus tersebut telah selesai menjalani masa hukumannya.

Meski demikian, pihak yang memodali pembelian 480 lembar cek pelawat tersebut belum terungkap. Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, sakitnya Nunun ini dapat menghambat penuntasan kasus tersebut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisAry Wibowo
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

    Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

    Nasional
    Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

    Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

    Megapolitan
    Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

    Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

    Regional
    Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

    Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

    Megapolitan
    'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

    "Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

    Megapolitan
    3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

    3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

    Edukasi
    Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

    Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

    Megapolitan
    Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

    Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

    Megapolitan
    Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

    Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

    Internasional
    Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional
    Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

    Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

    Megapolitan
    SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

    SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

    Nasional
    Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

    Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

    Internasional
    Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

    Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

    Nasional
    Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

    Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

    Internasional

    Close Ads X