Lapas Buka Layanan Kuliah Bagi Napi

Kompas.com - 17/08/2011, 20:02 WIB
EditorBenny N Joewono

SLEMAN, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuka layanan kuliah di Universitas Terbuka bagi para warga binaan atau narapidana yang menjalani hukuman di tempat tersebut.

"Kami menyadari bahwa pendidikan merupakan sesuatu yang penting bagi siapapun, dan memperoleh pendidikan merupakan hak setiap orang, sehinga kami mulai membuka layanan kuliah Universitas Terbuka di lembaga pemasyarakatan ini," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIB Sleman Sukamto, Rabu (17/8/2011).

Menurut dia, potensi dan juga keinginan dari para warga binaan yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Lapas IIB Sleman cukup tinggi maka pihaknya akan segera mewujudkan hal ini.

"Rencananya proses kuliah 12 napi yang telah mendaftar akan dimulai pada September nanti. Kami sudah mendatangi pihak keluarga dari warga binaan bersangkutan dan mereka semua setuju baik dari segi biaya maupun ijin belajar," ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya juga meyakinkan keluarga selama mengikuti kuliah, nantinya tidak ada waktu yang terbuang dengan percuma sehingga saat keluar dari lapas, sudah bisa mengantongi gelar S1.

"Pelaksanaan belajar para napi yang kuliah tersebut nantinya tetap akan berlangsung di dalam lapas. Mereka bisa mempelajari buku-buku dan modul yang akan dikirimkan pihak Universitas Terbuka ke lapas. Saat akhir semester nantinya mereka juga akan melaksanakan ujian semesteran," paparnya.

Sukamto mengatakan, meski biaya masih ditanggung para warga binaan dan keluarga, tetapi pihaknya menjamin biaya yang dikeluarkan tidak akan semahal perguruan tinggi konvensional lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Biaya bahkan bisa semakin murah jika ada beberapa warga binaan tertarik untuk mendaftar di satu jurusan tertentu, sehingga buku bisa mereka pergunakan bergantian. Dengan begini mereka yang sebelumnya sudah kuliah bisa melanjutkan kuliah, sedangkan yang baru ingin kuliah bisa menempuh pendidikannya di dalam dan bisa melanjutkannya jika memang sudah bebas," ucapnya.

Ia mengatakana, untuk semakin memperlancar proses belajar mengajar, pihaknya telah menyiapkan fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan sarana lainnya.

"Selain bisa memiliki ilmu dan modal pekerjaan saat telah bebas nanti, para warga binaan tersebut dijamin lebih bisa berkonsentrasi menempuh pendidikan mereka di dalam lapas dibanding dengan kondisi keadaan di luar," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sunartono menyambut baik rencana berjalannya perkuliahan bagi para warga binaan Lapas Sleman tersebut.

"Namun, kami baru bisa sebatas memberikan dukungan moril saja. Untuk dukungan berupa fasilitas akan dikaji lebih lanjut lagi. Sangat bagus kalau mereka masih semangat belajar karena jangan hanya melihat mereka sebagai orang yang salah saja," katanya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.