Keluarga: Tak Sepatutnya Vonis Terjadi - Kompas.com

Keluarga: Tak Sepatutnya Vonis Terjadi

Kompas.com - 19/06/2011, 20:50 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Keluarga almarhumah Ruyati binti Satubi (54), menilai eksekusi hukuman pancung oleh pemerintah Arab Saudi, Sabtu (18/6/2011), tidak sepatutnya terjadi bila vonis direspon advokasi Pemerintah Indonesia. Hal itu diungkapkan salah satu anak kandung almarhumah, Evi (32), di rumah duka Jalan Raya Sukatani, Kampung Srengseng Jaya, RT01 RW03, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/6/2011).

"Sebelum kasus itu terjadi, majikan almarhumah bernama Ipat asal Arab Saudi sering memperlakukan hal-hal yang tidak wajar. Mulai dari pemukulan, pelemparan, dan penendangan hingga menimbulkan patah tulang pada bagian kaki almarhumah dan tidak ada pihak yang peduli," katanya.

Informasi itu, kata dia, diperoleh dari teman seprofesi almarhumah bernama Warni bahwa ibunya kerap diperlakukan dengan tidak wajar oleh ibu majikan selama bekerja sejak Januari 2009. Evi menambahkan, pada komunikasi terakhirnya bersama almarhumah pada Desember 2010, pihak keluarga sudah meminta almarhumah untuk segera pulang ke Indonesia. Sebab, bekerja di Arab Saudi banyak terjadi pelanggaran penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Bila hal ini dipertimbangkan hakim dan mendapat bantuan pemerintah seharusnya tidak perlu ada vonis itu," katanya.

Namun demikian, pihak keluarga meminta kepada Kementerian Luar Negeri, Migran Ketenagakerjaan serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk memproses kepulangan almarhumah ke Tanah Air agar dimakamkan di Kampung Ceger, Desa Suka Darma, Kecamatan Sukatani.

"Kami harap mereka juga memberikan kekurangan gaji yang belum dibayarkan selama tujuh bulan," kata Evi.

Almarhumah Ruyati binti Satubi berangkat melalui penyalur tenaga kerja PT Dasa Graha Utama yang berlokasi di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi. Sementara, pengiriman TKI itu langsung dari PT Dasa Graha Utama yang berada di Gambir, Jakarta Pusat. Untuk ketiga kalinya, Ruyati menjadi seorang TKI untuk memenuhi kebutuhan keluarganya setelah bercerai dari suaminya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLatief

    Terkini Lainnya

    Hoaks Dinilai 'Extra-Ordinary Crime', Harus Ditangani Secara Luar Biasa

    Hoaks Dinilai "Extra-Ordinary Crime", Harus Ditangani Secara Luar Biasa

    Regional
    Polisi Rekonstruksi Kasus Peluru 'Nyasar' di DPR RI Hari Ini

    Polisi Rekonstruksi Kasus Peluru "Nyasar" di DPR RI Hari Ini

    Megapolitan
    Sumbang Korban Bencana Sulteng, Bupati Karawang Lelang Koleksi Pribadi

    Sumbang Korban Bencana Sulteng, Bupati Karawang Lelang Koleksi Pribadi

    Regional
    Trump Punya Waktu Bermain Golf, Tapi Tidak untuk Temui Pasukan AS

    Trump Punya Waktu Bermain Golf, Tapi Tidak untuk Temui Pasukan AS

    Internasional
    20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Azhar Hangus Terbakar, Diduga Karena Arus Pendek

    20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Azhar Hangus Terbakar, Diduga Karena Arus Pendek

    Regional
    Dirut: BPJS Kesehatan Berada Langsung di Bawah Presiden

    Dirut: BPJS Kesehatan Berada Langsung di Bawah Presiden

    Nasional
    20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Alzhar Hangus Terbakar Dalam Hitungan Menit

    20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Alzhar Hangus Terbakar Dalam Hitungan Menit

    Regional
    Lebih Muda dari Mahathir hingga Kisah Qira’atul Rasyidah, 4 Fakta Kunjungan Ma'ruf Amin di Lamongan

    Lebih Muda dari Mahathir hingga Kisah Qira’atul Rasyidah, 4 Fakta Kunjungan Ma'ruf Amin di Lamongan

    Regional
    Keinginan Warga Kompleks Akabri Bongkar Makam Orangtua di TMP Kalibata karena Terancam Diusir

    Keinginan Warga Kompleks Akabri Bongkar Makam Orangtua di TMP Kalibata karena Terancam Diusir

    Megapolitan
    Gubernur NTT: Kalau Ada yang Memuji Saya, maka Saya Akan Hati-hati...

    Gubernur NTT: Kalau Ada yang Memuji Saya, maka Saya Akan Hati-hati...

    Regional
    Bekas Bencana Likuefaksi Jadi Ajang “Reuni” Warga Korban Gempa Sulteng

    Bekas Bencana Likuefaksi Jadi Ajang “Reuni” Warga Korban Gempa Sulteng

    Regional
    Kronologi Vlog 'Idiot' yang Mengantar Ahmad Dhani Menjadi Tersangka

    Kronologi Vlog "Idiot" yang Mengantar Ahmad Dhani Menjadi Tersangka

    Regional
    Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi, Tewas dalam Kecelakaan di Riyadh

    Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi, Tewas dalam Kecelakaan di Riyadh

    Internasional
    Melihat Kepingan Sejarah di Museum Gedung Sate

    Melihat Kepingan Sejarah di Museum Gedung Sate

    Regional
    Berbeda, Begini Media Saudi Beritakan Hilangnya Jurnalis di Turki

    Berbeda, Begini Media Saudi Beritakan Hilangnya Jurnalis di Turki

    Internasional
    Close Ads X