Dikonfrontasi, Cirus Tetap "Kekeuh"

Kompas.com - 01/02/2011, 16:52 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Cirus Sinaga membantah menerima dokumen rencana penuntutan (rentut) untuk terdakwa Gayus Halomoan Tambunan dari anak buahnya, Fadil Regan. Bantahan itu dikatakan Cirus saat dikonfrontasi dengan Fadil oleh penyidik Bareskrim Polri.

Adapun, Fadil mengaku diperintah Cirus untuk meminta rentut Gayus kepada Benu, Staf Pidana Umum Kejaksaan Agung.

"Fadil mengatakan menyerahkan yang asli ke Cirus. Tapi (Cirus) tidak pernah menerima," ucap pengacara Cirus, Tumbur Simanjuntak seusai mendampingi pemeriksaan Cirus di Bareskrim Polri, Selasa (1/2/2011) sore.

Dikatakan Tumbur, saat dikonfrontasi, Cirus mengatakan tak pernah menyerahkan apapun kepada Haposan. Menurut dia, penyidik seharusnya membuktikan terlebih dulu perihal pengakuan Gayus yang menyebut menerima dua rentut dari Haposan.

"Apa benar Haposan menyerahkan ke orangnya," ucap dia.

Seperti diberitakan, kasus itu muncul setelah Gayus mengaku menerima dua rentut dari Haposan sebelum pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Tanggerang terkait perkara penggelapan dan pencucian uang senilai Rp 370 . Rentut pertama tertera tuntutan satu tahun penjara.

Atas masukan Haposan, Gayus mengaku menyerahkan uang 50.000 dollar AS ke Haposan untuk diserahkan ke pihak kejaksaan. Haposan lalu menyerahkan rentut baru dengan hukuman satu tahun penjara masa percobaan selama satu tahun. Hukuman itu sama dengan tuntutan yang dibacakan jaksa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil penyelidikan Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung, rentut dengan hukuman satu tahun penjara itu hasil modifikasi dari rentut asli yakni hukuman satu tahun penjara masa percobaan satu tahun.

Cirus diduga memberi salinan rentut ke Haposan setelah menerima rentut dari Fadil yang juga jaksa peneliti kasus Gayus. Fadil diduga dapat rentut setelah memerintahkan Benu, Staf Tata Usaha Pidum Kejakgung untuk mengirimkan rentut melalui fax ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hidup Berdampingan dengan Covid-19

    Hidup Berdampingan dengan Covid-19

    Nasional
    UPDATE 1 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,34 Persen dari Target

    UPDATE 1 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,34 Persen dari Target

    Nasional
    Bertemu KSAD, Wapres Bahas Soal Penanganan Kesejahteraan di Papua

    Bertemu KSAD, Wapres Bahas Soal Penanganan Kesejahteraan di Papua

    Nasional
    Mensesneg Sebut Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Pemerintah Fokus Cegah Omicron

    Mensesneg Sebut Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Pemerintah Fokus Cegah Omicron

    Nasional
    Cegah Penyimpangan Dana Desa, Kemendesa PDTT dan KPK Luncurkan 'Desa Antikorupsi'

    Cegah Penyimpangan Dana Desa, Kemendesa PDTT dan KPK Luncurkan "Desa Antikorupsi"

    Nasional
    HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir di Tiap Wilayah

    HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir di Tiap Wilayah

    Nasional
    Kasus Dugaan Suap, KPK Telusuri Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid

    Kasus Dugaan Suap, KPK Telusuri Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid

    Nasional
    Luruskan Pernyataan soal Tsunami 8 Meter di Cilegon, Kepala BMKG: Itu Peta Bahaya

    Luruskan Pernyataan soal Tsunami 8 Meter di Cilegon, Kepala BMKG: Itu Peta Bahaya

    Nasional
    UPDATE 1 Desember: Ada 7.883 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 1 Desember: Ada 7.883 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Bertemu Jokowi di Istana, Johan Budi Bantah Ditunjuk Jadi Jubir

    Bertemu Jokowi di Istana, Johan Budi Bantah Ditunjuk Jadi Jubir

    Nasional
    Soal Isu Reshuffle, Waketum PKB: Presiden Tahu Apa yang Terbaik

    Soal Isu Reshuffle, Waketum PKB: Presiden Tahu Apa yang Terbaik

    Nasional
    UPDATE 1 Desember: Ada 5.299 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 1 Desember: Ada 5.299 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    Kementerian KP dan Republik Seychelles Bahas Peluang Kerja Sama Berbasis Blue Economy

    Kementerian KP dan Republik Seychelles Bahas Peluang Kerja Sama Berbasis Blue Economy

    Nasional
    UPDATE 1 Desember 2021: Bertambah 10, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 143.840

    UPDATE 1 Desember 2021: Bertambah 10, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 143.840

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 278, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.256.687

    UPDATE: Bertambah 278, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.256.687

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.