Jangan Berlindung di Balik Dokumentasi Pribadi

Kompas.com - 10/06/2010, 17:43 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan, pembuat video porno yang kini marak beredar di masyarakat tidak bisa berlindung di balik alasan dokumentasi pribadi.

"Saya tidak setuju itu pribadi-pribadi, sakit apa ya... yang begitu-begitu kan pribadi, kok pakai direkam dan sebagainya," ujar Tifatul seusai rapat kabinet paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/6/2010).

Menurut dia, pembuat video porno itu dapat dijerat dengan UU Pornografi atau pasal perzinahan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Adapun pemilik situs yang mengedarkan rekaman video itu dapat dikenai Pasal 22 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Menkominfo menegaskan, pemerintah ke depan harus memberlakukan suatu regulasi agar distribusi konten negatif seperti itu tidak marak di dunia maya.

"Sebaiknya kita menggunakan IT dan internet untuk hal-hal yang positif untuk pembelajaran, komunikasi, bisnis, serta untuk alat demokrasi, 'e-voting', dan sebagainya, daripada menempatkan yang negatif seperti ini. Bikin gaduh saja," tuturnya. (ANT)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X