Djoko Suyanto, Tentara Paling Kaya di Kabinet

Kompas.com - 05/03/2010, 14:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto tercatat sebagai tentara paling kaya di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II yang pada Jumat (5/3/2010) ini mengumumkan harta kekayaannya.

Hari ini, sepuluh pejabat negara anggota KIB II mengumumkan harta kekayaannya secara bergantian setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono mengumumkan harta kekayaan mereka. Pengumuman harta kekayaan ini disaksikan pelaksana tugas Ketua Komisi Pemberantas Korupsi Tumpak Hatorangan Panggabean dan anggota KPK lainnya.

Per 9 Desember 2009, total kekayaan Djoko Suyanto mencapai Rp 17.217.559.614 dan 40.000 dollar AS. Dalam empat tahun, harta kekayaan Djoko meningkat sekitar Rp 12 miliar. Sebelumnya, pada 31 Desember 2005, Djoko mencatatkan bahwa jumlah kekayaannya sebesar Rp 5.899.551.791 dan 33.942 dollar AS.

Selain Djoko, mantan tentara yang saat ini berada di jajaran eksekutif adalah Presiden SBY, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Dalam kesempatan hari ini, EE Mangindaan dan Freddy Numberi belum mengumumkan harta mereka.

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY mengumumkan, total kekayaannya per 23 November 2009 mencapai Rp 7.616.270.204 dan 269.730 dollar AS. Sementara itu, Sudi Silalahi mengumumkan bahwa kekayaannya per 24 Desember 2009 sebesar Rp 3.569.977.555 dan 13.500 dollar AS.


Editormbonk

Terkini Lainnya

Tak Lolos Jadi Cawagub DKI, Suhaimi Dinilai Lebih Pas di Legislatif

Tak Lolos Jadi Cawagub DKI, Suhaimi Dinilai Lebih Pas di Legislatif

Megapolitan
KPPA Targetkan RUU PKS Disahkan Agustus 2019

KPPA Targetkan RUU PKS Disahkan Agustus 2019

Nasional
[HOAKS] Uji Coba Tilang Elektronik di Jakarta yang Libatkan FBI dan CIA

[HOAKS] Uji Coba Tilang Elektronik di Jakarta yang Libatkan FBI dan CIA

Megapolitan
Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Nasional
KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

Nasional
LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

Nasional
 2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

Regional
Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Regional
Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Nasional
Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Nasional
Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Regional
Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Internasional
BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

Nasional
Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Nasional

Close Ads X