Jenazah Amrozi dkk Diterbangkan ke Kampung Halaman

Kompas.com - 09/11/2008, 07:49 WIB
Editor

CILACAP, MINGGU — Jenazah tiga terpidana mati bom Bali I, Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra, yang telah menjalani eksekusi di kawasan Nirbaya, Nusakambangan, Cilacap, Minggu (9/11), diterbangkan menuju kampung halamannya masing-masing. Jenazah kakak beradik, Mukhlas dan Amrozi, dibawa ke Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, sedangkan jenazah Imam Samudra akan dibawa ke Serang, Banten.
    
Di Dermaga Wijayapura Cilacap, pukul 06.25, terlihat iring-iringan tiga mobil ambulans polisi yang diduga membawa jenazah Amrozi dan kawan-kawan. Iring-iringan meninggalkan tempat penyeberangan tersebut dengan pengawalan lima mobil patroli pengawalan menuju Bandara Tunggul Wulung Cilacap.
    
Rencananya, jenazah Mukhlas dan Amrozi akan diterbangkan menggunakan sebuah helikopter menuju Lamongan, sedangkan jenazah Imam Samudra diterbangkan dengan helikopter menuju Serang.
    
Meski demikian, jenazah tiga terpidana mati tersebut diduga telah diterbangkan menggunakan dua helikopter yang telah siaga di Nusakambangan menuju kampung halamannya masing-masing. Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya sebuah helikopter yang terbang cepat menuju arah timur, sekitar pukul 06.04, disusul helikopter lainnya yang terbang ke arah barat.
   
Seperti yang diketahui, tiga terpidana mati bom Bali I telah menjalani eksekusi pada Minggu dini hari. Prosesi eksekusi Amrozi dan kawan-kawan dimulai pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00, yang diawali dengan penjemputan dari sel isolasi di Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan, hingga mengembuskan napas terakhir di hadapan tiga regu tembak dari Polda Jawa Tengah.
    
Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum Jasman Pandjaitan secara resmi menyatakan, Amrozi dan kawan-kawan telah dieksekusi dengan cara ditembak, Minggu pukul 00.15.
    
"Sekitar 00.15 putusan dalam perkara terpidana mati Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas telah dieksekusi dengan cara ditembak," kata Kapuspenkum Jasman Pandjaitan di Jakarta, Minggu dini hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.