Tarmizi Penjabat Gubernur Kaltim

Kompas.com - 03/07/2008, 17:50 WIB
Editor

 SAMARINDA, KAMIS - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto Kamis (3/7) hari ini, pukul 11.00 melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim di Jakarta. Dalam radiogram Mendagri No 161.64/1847/SJ tanggal 2 Juli 2008 yang diterima Pemprov Kaltim pukul 19.24 tadi malam, tidak disebutkan nama pejabat yang akan menjadi pemimpin sementara di Provinsi Kaltim ini. Namun dipastikan bahwa pejabat tersebut adalah orang pusat.

Sumber di Istana Presiden mengungkapkan, orang pusat yang ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Pj atau caretaker definitif Gubernur Kaltim adalah Tarmizi Karim, pejabat eselon I Depdagri

"Presiden sudah setuju dengan Tarmizi. Pelantikan di Depdagri Kamis (3/7)," papar sumber tersebut dengan mimik serius.

Depdagri sendiri seolah enggan mengungkapkan hal itu. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Depdagri, Saut Situmorang tidak bersedia mengangkat telepon meski berkali-kali dihubungi dan di-SMS.

Tarmizi Karim, mantan Bupati Aceh Utara,  memangku jabatan eselon I sebagai Stah Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan setelah dilantik Mendagri Mardiyanto pada Senin malam, 7 Januari 2008 lalu. Ia dilantik  bersama dengan Sodjuangon Situmorang (Dirjen Otonomi Daerah), Kausar Ali Saleh (Dirjen Pemerintahan Umum), dan Muhammad Marwan (Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Depdagri)

Dengan pelantikan Pj Gubernur hari ini, maka masa jabatan Syaiful Teteng selaku Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kaltim berakhir. Praktis ia hanya tujuh hari menjadi orang nomor satu sementara di Kaltim. Sebelumnya, ia menggantikan Yurnalis Ngayoh yang mengakhiri masa jabatannya selaku Gubernur Kaltim 25 Juni lalu.

Lewat teleks-nya, Mendagri sekaligus mengundang Plt Gubernur Syaiful Teteng, unsur Muspida Provinsi, Ketua DPRD Kaltim Herlan Agussalim, dan para Ketua Fraksi DPRD Kaltim. Ketika dikonfirmasi  pukul 19.30 tadi malam, Teteng mengaku belum mengetahui akan adanya rencana pelantikan Penjabat Gubernur Kaltim. Pelantikan digelar di Gedung Baru Depdagri Lantai III, Jalan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat.

Saat ditanyakan apakah dia mengenal atau pernah mendengar nama Tarmizi Karim yang disebut- sebut bakal dilantik hari ini, Teteng mengatakan,"Dia bekas Bupati atau Walikota  Serang gitu. Saya belum dengar. Tapi (kalau memang dia) ya tidak apa-apa kan," jelasnya sebelum mengikuti rapat persiapan menyambut kedatangan Presiden RI bersama Paspampres dan Protokoler Rumah Tangga Kepresidenan dan instansi serta perusahaan terkait di Kantor Gubegur Kaltim.

Teteng berharap Pj baru yang belum pernah bertugas di Kaltim itu bisa cepat belajar, beradaptasi dan segera menangani berbagai persoalan pelik di Kaltim. Kaltim dalam waktu dekat memiliki agenda penting. Selain PON yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa dan lusa siap dibuka oleh Presiden SBY, juga agenda Pilgub Kaltim Putaran II serta membahas APBD Perubahan 2008.

"Ya mudah-mudahan dia bisa belajar cepat, apalagi dia bekas bupati. Kita pasti bantu," ucap Teteng.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Ambransyah Mukrie maupun Karo Humas Pemprov  Kaltim Jauhar Effendi membenarkan adanya pelantikan Pj Gubernur Kaltim hari ini di Jakarta. "Nama penjabat itu tidak disebutkan. Dan mereka hanya mengundang Plt dan Ketua DPRD Kaltim dan Ketua Fraksi," tambah Jauhar.(bud/persda network/ade)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Berkurang 29 Orang

Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Berkurang 29 Orang

Nasional
WNI di Arab Saudi Diimbau Gunakan Jalur Resmi untuk Pulang ke Tanah Air

WNI di Arab Saudi Diimbau Gunakan Jalur Resmi untuk Pulang ke Tanah Air

Nasional
ICW Sarankan Kewenangan Penyaluran Dana Bansos selama Pandemi Lebih Terpusat

ICW Sarankan Kewenangan Penyaluran Dana Bansos selama Pandemi Lebih Terpusat

Nasional
UPDATE 3 Juni: Tambah 12 Orang, Total 990 Kasus WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE 3 Juni: Tambah 12 Orang, Total 990 Kasus WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Update : 16 WNI di Luar Negeri Sembuh dari Covid-19, Total 534 Orang

Update : 16 WNI di Luar Negeri Sembuh dari Covid-19, Total 534 Orang

Nasional
Dana Bansos selama Pandemi Rentan Dikorupsi, Ini Saran ICW untuk Pemerintah

Dana Bansos selama Pandemi Rentan Dikorupsi, Ini Saran ICW untuk Pemerintah

Nasional
Menko PMK Minta Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah Harus Jadi Fokus Utama

Menko PMK Minta Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah Harus Jadi Fokus Utama

Nasional
Pemberangkatan Haji 2020 Dibatalkan, Pertama Kali sejak Agresi Militer

Pemberangkatan Haji 2020 Dibatalkan, Pertama Kali sejak Agresi Militer

Nasional
Pemerintah Diminta Bersikap atas Pelanggaran Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat

Pemerintah Diminta Bersikap atas Pelanggaran Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat

Nasional
Presiden Jokowi Bertemu Tokoh Lintas Agama Bahas Penanganan Covid-19

Presiden Jokowi Bertemu Tokoh Lintas Agama Bahas Penanganan Covid-19

Nasional
Tercorengnya Wajah Demokrasi di Indonesia...

Tercorengnya Wajah Demokrasi di Indonesia...

Nasional
Saat Pemerintah Harus Ambil Keputusan Pahit Soal Pemberangkatan Haji

Saat Pemerintah Harus Ambil Keputusan Pahit Soal Pemberangkatan Haji

Nasional
Total 27.549 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kerentanan Anak terhadap Penularan Virus

Total 27.549 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kerentanan Anak terhadap Penularan Virus

Nasional
Batalnya Pemberangkatan Haji Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Batalnya Pemberangkatan Haji Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA: Anak-anak Harus Jadi Perhatian Bersama selama Penanganan Pandemi Covid-19

Kementerian PPPA: Anak-anak Harus Jadi Perhatian Bersama selama Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X