Konsep Bus Trans-Jogja Diminati Daerah Lain

Kompas.com - 25/04/2008, 19:25 WIB
Editor

 

SUDAH  dua bulan Trans-Jogja dijalankan di Yogayakarta. Konsep bus yang mirip dengan bus patas di Jakarta meski tidak punya lajur khusus itu, ternyata direspons sejumlah pemerintah daerah lain. Konsep Trans-Jogja ingin diadopsi di wilayah mereka.

Sejumlah pemerintah kota (pemkot)  berminat untuk studi banding tentang Trans-Jogja, seperti Pemkot Bengkulu, Solo, Balikpapan, dan Pekanbaru. Demikian disampaikan Poerwanto Johan Riyadi, Direktur Utama PT Jogja Tugu Trans (JTT)-pengelola bus ini-Jumat (25/4).

"Memang ada bus yang konsepnya seperti Trans-Jogja. Seperti di Bogor dan di Batam. Tapi di Bogor, busnya masih seperti bus umum yang bisa di setiap tempat berhenti. Sedangkan di Batam, sistem tiketnya masih manual alias penumpang bayar di dalam bus, " katanya.


Dua hal itu bisa berimbas pada kekurangnyamanan penumpang. Sementara Trans-Jogja, kecepatan waktu diperhatikan sehingga hanya ada beberapa halte tempat bus berhenti. Urusan pembayaran tiket dilakukan pula di halte. Selain itu bisa juga berlangganan tiket.

Sejak dijalankan pertengahan Februari, tingkat keterisian bus atau okupansi Trans-Jogja bertambah. Kalau pada bulan pertama, okupansinya masih 30-35 persen, tapi sekarang sudah 45 persen. Karena itu, JTT berani menarget okupansi dalam setahun Trans-Jogja adalah 60 persen. Ini kondisi yang sangat bagus.

Trans Jogja, lanjut Poerwanto, juga banyak digunakan wisatawan asing. Hal ini menjadi indikasi bagus untuk menunjang pariwisata. "Dulu, hampir tidak ada turis yang naik bus kota karena tak merasa nyaman. Sudah berhenti sewaktu-waktu, ada copetnya lagi," kata Poerwanto.

.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilihan Ketum PAN Diprediksj Aklamasi

Pemilihan Ketum PAN Diprediksj Aklamasi

Nasional
Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Nasional
Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Nasional
Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Nasional
30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

Nasional
Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Nasional
Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Nasional
ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

Nasional
Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Nasional
Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

Nasional
Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Nasional
Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X