Salin Artikel

Wagub Sebut Tidak Ada Lagi Wilayah Terisolasi akibat Bencana NTT

Josef menyebut hingga hari ini semua lokasi sudah dapat dijangkau oleh Satgas tanggap darurat bencana.

Meski demikian ia mengatakan masih ada beberapa desa terdampak bencana yang saat ini diguyur hujan lebat sehingga mengakibatkan transportasi darat tidak bisa menuju lokasi tersebut.

“Perlu diinformasikan bahwa semua desa sudah dijangkau Satgas kita. Namun kami baru mendapatkan laporan beberapa desa tengah hujan terus-menerus dan terkena badai, akibatnya transportasi jalur darat tidak bisa dijangkau,” ungkap Josef dalam konferensi pers virtual di YouTube Badan Nasiona Penanggulangan Bencana (BNPB, Selasa (13/4/2021).

Meski tidak merinci desa di wilayah mana saja yang masih diguyur hujan lebat, namun Josef menjelaskan bahwa hujan tersebut bukan diakibatkan oleh siklon tropis seroja.

“Beberapa sungai kebajiran sampai sekarang, sehingga desa-desa itu dikategorikan terisolasi, bukan akibat dampak siklon tropis, tapi karena hujan terus menerus, prinsipnya semua desa yang terkena dampak siklon tropis seroja sudah dijangkau oleh satgas kita,” tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama Josef juga mengatakan bahwa saat ini total korban meninggal dunia akibat bencana angina kencang, banjir bandang dan tanah longsor yang merupakan dampak siklon tropis seroja mencapai 178 orang.

Sementara itu, 47 orang hilang dan belum ditemukan hingga saat ini. Sedangkan 259 orang dinyatakan luka-luka atas bencana tersebut.

Para korban luka, sambung Josef, sebagian besar masih dirawat.

“Ada yang dirawat di rumah sakit, dan ada yang memang dirawat di rumah,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah wilayah di NTT mengalami angin kencang, banjir bandang hingga tanah longsor sejak Minggu (4/4/2021).

Bencana tersebut berdampak pada 11 wilayah di NTT yaitu, Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka Tengah, Lembata, Ngada, Alor, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, dan Ende.

https://nasional.kompas.com/read/2021/04/13/17585701/wagub-sebut-tidak-ada-lagi-wilayah-terisolasi-akibat-bencana-ntt

Terkini Lainnya

Gerindra Minta soal Jatah Menteri Partai yang Baru Gabung Prabowo Jangan Jadi Polemik

Gerindra Minta soal Jatah Menteri Partai yang Baru Gabung Prabowo Jangan Jadi Polemik

Nasional
Gerindra: Nasdem Sama dengan Partai Koalisi yang Lebih Dulu Gabung, Hormati Hak Prerogatif Prabowo

Gerindra: Nasdem Sama dengan Partai Koalisi yang Lebih Dulu Gabung, Hormati Hak Prerogatif Prabowo

Nasional
Pengamat: Sangat Mungkin Partai yang Tak Berkeringat Dukung Prabowo-Gibran Dapat Jatah Menteri

Pengamat: Sangat Mungkin Partai yang Tak Berkeringat Dukung Prabowo-Gibran Dapat Jatah Menteri

Nasional
PDI-P Sebut Ahok Siap Maju Pilgub Sumut, Jadi Penantang Bobby

PDI-P Sebut Ahok Siap Maju Pilgub Sumut, Jadi Penantang Bobby

Nasional
Pernyataan Megawati soal Tak Ada Koalisi dan Oposisi Sinyal agar Presiden Tidak Takut Parlemen

Pernyataan Megawati soal Tak Ada Koalisi dan Oposisi Sinyal agar Presiden Tidak Takut Parlemen

Nasional
PDI-P Akui Sulit Cari Ganti Megawati dalam Waktu Dekat

PDI-P Akui Sulit Cari Ganti Megawati dalam Waktu Dekat

Nasional
PDI-P Bentuk Tim Pemenangan Pilkada Nasional, Dipimpin Adian Napitupulu

PDI-P Bentuk Tim Pemenangan Pilkada Nasional, Dipimpin Adian Napitupulu

Nasional
Sebut Pilpres Telah Usai, PDI-P Siap Gandeng Semua Partai di Pilkada

Sebut Pilpres Telah Usai, PDI-P Siap Gandeng Semua Partai di Pilkada

Nasional
Polri Diminta Jelaskan soal Isu Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus

Polri Diminta Jelaskan soal Isu Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus

Nasional
Sudirman Said Harap Pilkada Jakarta 2024 Tak Lagi Timbulkan Polarisasi

Sudirman Said Harap Pilkada Jakarta 2024 Tak Lagi Timbulkan Polarisasi

Nasional
Megawati Bakal Beri Pengarahan di Hari Kedua Rakernas V PDI-P

Megawati Bakal Beri Pengarahan di Hari Kedua Rakernas V PDI-P

Nasional
Jemaah Haji Asal Padang Meninggal, Jatuh Saat Tawaf Putaran Ketujuh

Jemaah Haji Asal Padang Meninggal, Jatuh Saat Tawaf Putaran Ketujuh

Nasional
Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Bergizi Gratis

Nasional
Densus 88 Kuntit JAM Pidsus, Hari-hari Penuh Tanya

Densus 88 Kuntit JAM Pidsus, Hari-hari Penuh Tanya

Nasional
Cegah Dehindrasi, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Terbiasa Minum Oralit

Cegah Dehindrasi, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Terbiasa Minum Oralit

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke