Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Gaji Menteri Prabowo, Andre Rosiade Sebut Tak Ada Miskomunikasi

Kompas.com - 01/11/2019, 13:01 WIB
Fitria Chusna Farisa,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut, tidak ada miskomunikasi antara Prabowo Subianto dengan Dahnil Anzar Simanjuntak terkait gaji Prabowo sebagai menteri.

Menurut Andre, pada awalnya Prabowo memang akan menolak gajinya sebagai Menteri Pertahanan, tetapi setelah mendapat penjelasan dari Sekretariat Negara bahwa menteri harus menerima gaji, Prabowo pun bakal menerimanya.

"Nggak ada miskom. Jadi pernyataan Pak Prabowo ini dibuat setelah Kemhan dan Setneg, bahwa gaji harus diterima dan dipersilakan pada beliau untuk menggunakannya, untuk disumbangkan dan lain-lain, jadi tak ada miskom," kata Andre saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019).

Baca juga: Soal Prabowo dan Gajinya sebagai Menhan...

Andre mengatakan, Prabowo justru menaati aturan karena tetap menerima gajinya sebagai menteri.

Namun demikian, lanjut Andre, gaji tersebut nantinya akan disalurkan ke yayasan-yayasan yang membutuhkan, seperti yayasan kanker, lembaga zakat, hingga rumah ibadah.

"Misalnya soal renovasi, pake uang sendiri nggak boleh, ya nanti diaturlah. Intinya Pak Prabowo ini taat azas, beliau kan intinya sudah selesai dengan dirinya sendiri," ujar Andre.

"Sekarang memang inginnya hanya mengabdi untuk bangsa dan negara gitu," katanya lagi.

Baca juga: Dibantah Prabowo soal Gaji, Ini Pembelaan Dahnil

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia akan menerima gaji sebagai menteri. Prabowo justru heran dengan berita yang menyebut dirinya tak akan mengambil gaji.

"Saya enggak tahu (berita) dari mana itu. Pokoknya, masa kami tidak terima gaji. Kami akan terima gaji dan itu kami pakai untuk sebaik-baiknya," kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Informasi bahwa Prabowo tak akan menerima gaji sebagai menteri sebelumnya disampaikan oleh juru bicaranya sendiri, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil menginformasikan hal ini melalui akun Twitter-nya.

Baca juga: Saat Prabowo Gagal Berfoto dengan Sri Mulyani gara-gara Jokowi-Maruf

"Saya ingin mengkonfirmasikan kpd sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dg informasi yg menyatakan Pak @prabowo tdk akan mengambil gajinya sbg Menteri di @Kemhan_RI adl BENAR.Sejak awal beliau masuk politik, berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan Negara," tulis Dahnil.

Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa mengamini hal itu.

Desmond mengatakan, sebagai seorang pengusaha, Prabowo tentu sudah merasa cukup dengan harta kekayaan yang dimilikinya sehingga tak mengambil gaji sebagai menhan.

"Mungkin beliau (Prabowo) merasa bahwa itu enggak cukup karena beliau punya perusahaan. Harta beliau saja satu koma berapa triliun itu, masa gaji seuprit bisa diambil dia? Kan enggak," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Kompas TV Inilah momen Menteri Pertahan Prabowo Subianto saat ingin berfoto dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kamis (31/10/19). Keduanya sudah siap berpose di hadapan kamera pewarta. Namun momen ini gagal terlaksana karena tiba-tiba Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin masuk ke ruang rapat. Para menteri sontak langsung berdiri dan memberi hormat. Melihat tingkah kedua menterinya, Jokowi pun tertawa. Selanjutnya, Jokowi dan Ma'ruf Amin beserta menteri Kabinet Indonesia Maju menempati kursi masing-masing untuk memulai rapat terbatas. #Jokowi #PrabowoSubianto #SriMulyani
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cek Lokasi Lahan Relokasi Pengungsi Gunung Ruang, AHY: Mau Pastikan Statusnya 'Clean and Clear'

Cek Lokasi Lahan Relokasi Pengungsi Gunung Ruang, AHY: Mau Pastikan Statusnya "Clean and Clear"

Nasional
Di Forum Literasi Demokrasi, Kemenkominfo Ajak Generasi Muda untuk Kolaborasi demi Majukan Tanah Papua

Di Forum Literasi Demokrasi, Kemenkominfo Ajak Generasi Muda untuk Kolaborasi demi Majukan Tanah Papua

Nasional
Pengamat Anggap Sulit Persatukan Megawati dengan SBY dan Jokowi meski Ada 'Presidential Club'

Pengamat Anggap Sulit Persatukan Megawati dengan SBY dan Jokowi meski Ada "Presidential Club"

Nasional
Budi Pekerti, Pintu Masuk Pembenahan Etika Berbangsa

Budi Pekerti, Pintu Masuk Pembenahan Etika Berbangsa

Nasional
“Presidential Club”, Upaya Prabowo Damaikan Megawati dengan SBY dan Jokowi

“Presidential Club”, Upaya Prabowo Damaikan Megawati dengan SBY dan Jokowi

Nasional
Soal Orang 'Toxic' Jangan Masuk Pemerintahan Prabowo, Jubir Luhut: Untuk Pihak yang Hambat Program Kabinet

Soal Orang "Toxic" Jangan Masuk Pemerintahan Prabowo, Jubir Luhut: Untuk Pihak yang Hambat Program Kabinet

Nasional
Cak Imin Harap Pilkada 2024 Objektif, Tak Ada “Abuse of Power”

Cak Imin Harap Pilkada 2024 Objektif, Tak Ada “Abuse of Power”

Nasional
Tanggal 7 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 7 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Gunung Raung Erupsi, Ma'ruf Amin Imbau Warga Setempat Patuhi Petunjuk Tim Penyelamat

Gunung Raung Erupsi, Ma'ruf Amin Imbau Warga Setempat Patuhi Petunjuk Tim Penyelamat

Nasional
Cak Imin: Bansos Cepat Dirasakan Masyarakat, tapi Tak Memberdayakan

Cak Imin: Bansos Cepat Dirasakan Masyarakat, tapi Tak Memberdayakan

Nasional
Cak Imin: Percayalah, PKB kalau Berkuasa Tak Akan Lakukan Kriminalisasi...

Cak Imin: Percayalah, PKB kalau Berkuasa Tak Akan Lakukan Kriminalisasi...

Nasional
Gerindra Lirik Dedi Mulyadi untuk Maju Pilkada Jabar 2024

Gerindra Lirik Dedi Mulyadi untuk Maju Pilkada Jabar 2024

Nasional
Gibran Ingin Konsultasi ke Megawati soal Susunan Kabinet, Masinton: Cuma Gimik

Gibran Ingin Konsultasi ke Megawati soal Susunan Kabinet, Masinton: Cuma Gimik

Nasional
Kementerian KP Perkuat Standar Kompetensi Pengelolaan Sidat dan Arwana

Kementerian KP Perkuat Standar Kompetensi Pengelolaan Sidat dan Arwana

Nasional
Bupati Sidoarjo Berulang Kali Terjerat Korupsi, Cak Imin Peringatkan Calon Kepala Daerah Tak Main-main

Bupati Sidoarjo Berulang Kali Terjerat Korupsi, Cak Imin Peringatkan Calon Kepala Daerah Tak Main-main

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com