Selasa, 24 Januari 2017

Nasional

Jusuf Kalla Puji Indonesia Mengajar

Minggu, 29 Juni 2014 | 21:28 WIB
HERUDIN Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla saat mengikuti debat di Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014). Tema debat cawapres malam ini adalah 'Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEK'. TRIBUNNEWS/HERUDIN

JAKARTA, KOMPAS.com
- Calon wakil presiden Jusuf Kalla mengapresiasi Gerakan Indonesia Mengajar yang diinisiasi oleh Anies Baswedan. Menurut Kalla, gerakan itu mampu menjawab kekurangan tenaga pendidik di sejumlah daerah.

"Daerah yang kurang gurunya bisa ditambah oleh daerah yang lebih, Indonesia Mengajar contohnya," kata Kalla dalam debat antarcawapres di Gedung Bidakara, Jakarta, Minggu (29/6/2014) malam.

Kalla menjelaskan, perbedaan tingkatan SDM di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perbedaan waktu mengenyam pendidikan dan kualitas pendidikan masaing-masing warga negara. Atas dasar itu, ia menyatakan pentingya pemetaan pendidikan yang dapat dimulai dengan distribusi tenaga pendidik yang merata atau menggelorakan kembali program pertukaran guru.

Perbaikan pendidikan itu dianggapnya sangat berpengaruh pada kualitas SDM dalam menghadapi dunia kerja. Pa yakin semuanya dapat dicapai dengan keterlibatan semua pihak.

"Langkah pertukaran guru perlu kembali diadakan, yang kurang dibantu yang lebih," ujarnya.

Untuk diketahui, debat antarcawapres ini merupakan seri debat keempat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Topik yang diangkat adalah pembangunan SDM dan Iptek. Sebelumnya, debat digelar antara pasangan capres dan cawapres, dan dua seri debat lainnya khusus mempertemukan antarcapres.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Indra Akuntono, Ihsanuddin, Febrian
Editor : Laksono Hari Wiwoho