Kamis, 28 Agustus 2014

News / Nasional

Ibu DM Bantah Anaknya Punya Hubungan Khusus dengan Luthfi Hasan

Selasa, 21 Mei 2013 | 23:01 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — DM menjadi sorotan publik lantaran dia dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjadi saksi bagi mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera yang menjadi tersangka kasus dugaan suap penambahan kuota impor daging sapi. KPK belum mengungkap hubungan DM dan Lutfhi.

Ditemui wartawan di rumahnya, di kawasan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, sang ibu yang oleh tetangga akrab disapa Umi menampik aneka pemberitaan di media yang menyebut anaknya memiliki hubungan khusus dengan Luthfi.

"Kalau di berita memang begitu (memiliki hubungan khusus). Jadi, ya jangan gampang percaya," singkat wanita berjilbab itu.

Tidak hanya membantah soal kedekatan khusus DM dengan Luthfi, wanita yang saat ditemui menggunakan baju terusan berwarna hijau gelap tersebut juga menampik jika Luthfi kerap menginap di rumahnya.

"Enggak, siapa yang bilang begitu," ujar Umi.

Sayang, Umi enggan berkomentar lebih jauh atas rumor yang menerpa sang putri dengan Luthfi Hasan. Umi yang mengaku datang ke rumahnya hanya untuk memberikan makan ke kucing-kucingnya itu langsung beranjak pergi.

Tetangga menyebut Umi pergi ke kontrakan lainnya di daerah Kebon Nanas, Jakarta Timur.

DM adalah pelajar SMK yang pernah dipanggil KPK sebagai saksi kasus dugaan pencucian uang Luthfi. Ia diduga memiliki hubungan dekat dengan Luthfi.

Catatan Kompas.com menyebutkan, DM pertama kali dipanggil KPK pada 12 April 2013. Saat itu DM dipanggil sebagai saksi bersamaan dengan dua istri Luthfi, Sutiana Astika dan Lusi Tiarani Agustine. Mereka diperiksa sebagai saksi yang dianggap tahu seputar aliran aset Luthfi.

Karena tidak hadir, KPK pun menjadwalkan kembali pemanggilan DM pada 17 Mei 2013. Namun, DM kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Belum diketahui persis sejauh mana hubungan DM dengan Luthfi. Namun, saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, status DM di surat panggilannya adalah seorang pelajar. Johan juga mengaku belum mendapatkan informasi apakah ada aset Luthfi yang diatasnamakan DM atau aliran dana Luthfi kepada pelajar SMK itu.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Heru Margianto