Rabu, 23 April 2014

News / Internasional

Anggota Tertua Tim Bravo Dievakuasi dari Ketinggian 4.250 Meter

Rabu, 9 Mei 2012 | 23:47 WIB

Baca juga

GORAK SHEP, KOMPAS.com - Remi Tjahari (66), anggota tim tertua tim Bravo Indonesia 7 Summits Expedition, dievakuasi dengan helikopter dari Desa Periche di ketinggian 4.250 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Selasa (8/5/2012) waktu setempat, karena kondisi kesehatan.

Remi diperiksa sementara di Lukla (2.850 mdpl), sebelum dibawa ke Rumah Sakit di Kathmandu.

Remi merupakan pendaki senior dari Wanadri yang turut serta dalam tim Bravo, dan rencananya ikut mendaki hingga ke Base Camp Everest (5.364 mdpl). Tim Bravo dijadwalkan tiba di Base Camp Everest pada Kamis (10/5/2012) besok, untuk menemui pendaki inti 7 Summits Expedition yang mendaki melalui jalur selatan, yakni Ardeshir Yaftebbi dan Fajri Al Luthfi.

Ketua Harian Indonesia 7 Summits Expedition, Yoppi Rikson Saragih, mengatakan, Remi dievakuasi ke Lukla karena dikhawatirkan kondisi kesehatannya memburuk.

Wartawan Kompas, Harry Susilo, yang ikut tim, melaporkan Rabu (9/5/2012) malam ini, hasil diagnosis sementara dokter dari Himalayan Rescue Association Nepal yang ada di Periche, Remi memiliki masalah dengan prostat. "Kami akan melihat hasil pemeriksaan Kang Remi di Kathmandu. Yang pasti kami akan monitor," ucap Yoppi, setelah Remi dievakuasi.

Semalam, sebelum dievakuasi, Remi sempat mengeluh susah untuk buang air kecil. Tim memutuskan untuk mengevakuasi Remi ke rumah sakit, agar mendapat penanganan lebih lanjut. Sebelumnyam seluruh anggota tim Bravo telah melakukan cek kesehatan, dan dinyatakan layak untuk ikut serta dalam pendakian ke base camp.

Remi ditemani salah satu guide dari Himalayan Trekking Agent. Setelah melepas Remi yang naik helikopter, tim melanjutkan perjalanan dari Periche ke Lobuche (4.910 mdpl). Tim tidak dapat langsung mengabarkan evakuasi Remi, karena di Lobuche tidak ada sinyal telekomunikasi dan sambungan internet.

Tim Bravo merupakan tim pendukung pendakian tujuh puncak tertinggi dunia yang dilakukan lima pendaki dari Wanadri. Tim Bravo memulai perjalanan menuju Base Camp Everest dari Ka thmandu pada 3 Mei lalu, dengan rute Kathmandu-Lukla-Phakding-Namche-Tengboche-Periche-Lobuche-Gorak Shep-Base Camp Everest.

 

 


Penulis: Harry Susilo
Editor : Agus Mulyadi