Kunjungi Corby, Staf Kedubes Australia Tak Bahas Grasi - Kompas.com

Kunjungi Corby, Staf Kedubes Australia Tak Bahas Grasi

Kompas.com - 27/04/2012, 21:01 WIB

DENPASAR. KOMPAS.com - Kunjungan staf Kedubes Australia bersama staf Kementrian Luar Negeri RI secara tiba-tiba ke Lapas Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Jum'at (27/04/2012) menimbulkan spekulasi terkait grasi Corby.

Meski agenda mereka mengunjungi seluruh narapidana Australia, perhatian khusus tertuju pada Ratu Mariyuana tersebut. "Biasanya Corby tidak mau keluar, tapi tadi tumben mau. Mereka kutek-kutekan, tertawa," ujar Kalapas Kerobokan Denpasar, I Gusti Ngurah Wiratna usai pertemuan tersebut.

Namun, Wiratna yang berada di lokasi pertemuan, tidak mendengar adanya pembicaraan terkait grasi Corby. "Tidak ada masalah khusus yang dibahas," tegas Wiratna.

Saat ditanya kenapa kunjungan ini melibatkan staf Kemenlu, menurut Wiratna ini adalah prosedur normal kunjungan resmi. "Kalau di Negera mereka, kita juga akan didampingi seperti ini," jelas Wiratna.

Kunjungan semakin terkesan tertutup karena tidak ada satupun perwakilan dari staf Kedubes atau Kemenlu yang bersedia memberi keterangan kepada wartawan.

Selama proses pertemuan wartawan juga tidak diizinkan meliput dan hanya menunggu diluar Lapas.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorBenny N Joewono

    Terkini Lainnya

    Pemerintah Moratorium Pengerjaan Proyek 'Elevated'

    Pemerintah Moratorium Pengerjaan Proyek "Elevated"

    Megapolitan
    Geng Kriminal di Malaysia Ditangkap, Aset Rp 15 Miliar Dibekukan

    Geng Kriminal di Malaysia Ditangkap, Aset Rp 15 Miliar Dibekukan

    Internasional
    KPK Periksa Made Oka Masagung yang Diduga Perantara Suap untuk Setya Novanto

    KPK Periksa Made Oka Masagung yang Diduga Perantara Suap untuk Setya Novanto

    Nasional
    Ini Identitas 7 Korban Jatuhnya Cetakan Beton Proyek Tol Becakayu

    Ini Identitas 7 Korban Jatuhnya Cetakan Beton Proyek Tol Becakayu

    Megapolitan
    YLKI Minta Pemerintah Bentuk Tim untuk Audit Proyek Infrastruktur

    YLKI Minta Pemerintah Bentuk Tim untuk Audit Proyek Infrastruktur

    Megapolitan
    Jalan Mampang Arah Kuningan Digenangi Air, Lalu Lintas Tersendat

    Jalan Mampang Arah Kuningan Digenangi Air, Lalu Lintas Tersendat

    Megapolitan
    Rambut George Washington Ditemukan Terselip di Buku

    Rambut George Washington Ditemukan Terselip di Buku

    Internasional
    Hadiri Kegiatan Calon Bupati, Camat di Magelang Dapat Peringatan Keras

    Hadiri Kegiatan Calon Bupati, Camat di Magelang Dapat Peringatan Keras

    Regional
    'Dikeroyok' 10 Partai, Calon Petahana Wali Kota Makassar Optimistis Menang

    "Dikeroyok" 10 Partai, Calon Petahana Wali Kota Makassar Optimistis Menang

    Regional
    Makam Leluhur Diterjang Longsor, KNPI Protes Pengeboran Geotermal

    Makam Leluhur Diterjang Longsor, KNPI Protes Pengeboran Geotermal

    Regional
    Jokowi Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis

    Jokowi Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis

    Nasional
    Rusaknya Fasilitas GBK dan Pertimbangan Panitia Piala Presiden Tempuh Jalur Hukum

    Rusaknya Fasilitas GBK dan Pertimbangan Panitia Piala Presiden Tempuh Jalur Hukum

    Megapolitan
    Protes Aturan Senjata, Para Pelajar Berbaring di Depan Gedung Putih

    Protes Aturan Senjata, Para Pelajar Berbaring di Depan Gedung Putih

    Internasional
    Tewas di Dalam Sumur Gas, Tiga Warga Jeneponto Berhasil Dievakuasi

    Tewas di Dalam Sumur Gas, Tiga Warga Jeneponto Berhasil Dievakuasi

    Regional
    Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Dilalui Pasca-longsor

    Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Dilalui Pasca-longsor

    Megapolitan

    Close Ads X