KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Susno Dapat Dukungan Korban NII KW-9
Senin, 23 November 2009 | 16:58 WIB
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri (nonaktif) Komisaris Jenderal Susno Duadji memenuhi undangan Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit-Chandra atau Tim Delapan di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, Jumat (6/11). Susno nonaktif untuk sementara dari jabatannya selama pemeriksaan Tim Delapan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Saat santernya isu pencopotan Komjen Susno Duadji dari jabatan Kabareskrim Mabes Polri beredar, sekelompok organisasi memberi dukungan dan penghargaan terhadap mantan Kapolda Jawa Barat tersebut. Kelompok solidaritas keluarga besar korban gerakan makar dan sesat NII KW-9/Ma'had Al Zaytun menilai Susno tegas dalam menangani kasus gerakan makar oleh Pesantren Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat.

"Kami mengakui Komjen Susno Duadji sebagai oase di tengah padang gersang," ucap anggota solidaritas, Taufik Hidayat, dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (23/11). Siaran pers tersebut dibagi-bagikan kepada wartawan yang berkumpul di Bareskrim Mabes Polri.

Taufik menjelaskan, pada Oktober 2009, Susno dalam kapasitasnya sebagai Kabareskrim telah mendatangi keluarga korban gerakan NII. Pertemuan itu untuk menindaklanjuti paparan mantan Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto dalam Operasi Kresna VII Baintelkam Polri pada Januari 2008.

"Perintah Kapolri Jenderal Sutanto saat itu segera melakukan penegakan hukum kepada gerakan NII. Susno telah menjalankan itu saat menjabat Kapolda Jawa Barat," kata dia. Untuk itu, kata dia, keluarga korban makar NII meminta Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mempertahankan Susno sebagai Kabareskrim.

"Jika keputusan Presiden melaksanakan rekomendasi Tim Delapan dengan mencopot Kabareskrim, maka kami juga menuntut Presiden dan Wapres mundur," ucap dia lagi.

Penulis: C8-09   |   Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.